Usaha Makanan Ringan Rumahan dengan Modal di Bawah 100.000

0
442

Usaha Makanan Ringan Rumahan dengan Modal di Bawah 100.000

Usaha Makanan Ringan Rumahan dengan Modal di Bawah 100.000 – Anda ingin membuka usaha makanan ringan rumahan atau usaha camilan? Tak mesti harus menyewa atau membeli rumah karena itu sangat mahal. Anda tetap bisa memulai usaha rumahan misalnya membuat keripik atau makanan ringan lain dengan modal tidak lebih dari Rp 100.000,00. Bisnis seperti ini bukan hanya bermodal kecil tapi juga menguntungkan loh, tapi jika Anda membuatnya dalam jumlah yang banyak.

Usaha Makanan Ringan Rumahan dengan Modal di Bawah 100.000

Cara membuat makanan ringan rumahan ini pun mudah. Anda tak perlu untuk membeli alat-alat khusus seperti usaha industri besar. Pemasarannya pun tak sulit, Anda bisa titipkan di warung atau di kantin sekolah dan hasilnya dibagi sesuai dengan persetujuan kedua belah pihak. Biasanya harga jualnya di bawah sepuluh ribu rupiah karena yang dituju adalah masyarakat menengah ke bawah

Kacang Bawang

Meski hanya kacang bawang yang digoreng, namun makanan ringan rumahan satu ini laris manis di warung dan swalayan. Apalagi saat menjelang lebaran pastinya harganya akan naik. Bagi Anda ibu rumah tangga atau karyawan yang ingin memiliki penghasilan tambahan tak ada salahnya mencoba usaha kacang bawang.

Pembuatannya pun mudah, kacang yang sudah dikupas direndam dengan air garam dan bawang yang sudah dihaluskan. Lalu direndam kurang lebih dua jam. Setelah itu, digoreng bersamaan dengan bawang putih iris di minyak panas. Biasanya kacang bawang dijual Rp 1.000,00/bungkusnya.

Analisa usahanya

·         Kacang            Rp 26.000,00/kg x 2 kg = Rp 52.000,00

·         Minyak            Rp 15.000,00/lt

·         Garam             Rp 1.000,00/bks

·         Bawang putih  Rp 2.000,00 per siung

·         Plastik             Rp 100,00/lembar x 100 lembar = Rp 15.000,00

·         Total                Rp 80.000,00

Kacang dijual per bungkus Rp 1.000,00 x 100 bks = Rp 100.000,00

  • Untung = Harga Jual-Modal
  • Rp 100.000,00 – Rp 80.000,00 = Rp 20.000,00

Keripik Singkong

Makanan yang satu ini memang menjadi camilan yang melegenda dan tetap ada. Tak salah jika keripik singkong ini dijadikan makanan ringan favorit, bisa dimakan kapan saja, bahkan bisa dijadikan sebagai pengganti kerupuk.

Membuatnya pun tak terlalu sulit, hanya saja batang singkong terkadang keras sehingga butuh pisau yang tajam. Biasanya untuk membuat keripik yang renyah singkong yang diiris tipis-tipis kemudian direndam dengan air garam dan bawang putih. Setelah itu, digoreng diminyak panas. Setelah matang, keripik singkong ditiriskan agar minyak hilang. Karena minyak yang banyak membuat keripik kehilangan kerenyahan. Setelah keripik dingin baru dimasukkan ke dalam plastik.

Analisa usahanya

·         Singkong         Rp 2.000,00/kg x 10 kg = Rp 20.000,00

·         Garam             Rp 1.000,00/bks

·         Bawang putih  Rp 2.000,00/siung

·         Plastik             Rp 30.000,00/200 lembar

·         Minyak            Rp 15.000,00/liter

·         Total                Rp 68.000,00

Keripik dijual per bungkus Rp 1.000,00 x 200 bungkus

  • Harga Jual Rp 1.000,00 x 200 = Rp200.0000
  • Keuntungan = Rp 200.000,00 – Rp 68.000,00 = Rp132.000

Lanting

Salah satu makanan ringan rumahan yang melegenda adalah lanting. Meski keras namun camilan yang terbuat dari singkong ini ternyata tak sedikit peminatnya. Camilan yang berbentuk cincin ini selain bisa langsung dimakan bisa juga dijadikan sebagai pengganti kerupuk saat makan makanan berkuah.

Lanting juga biasanya dijadikan makanan untuk oleh-oleh daerah Kebumen, Pringsewu dan lain-lain. Selain itu, lanting juga biasa dijajakan di warung atau pasar tradisional. Jika Anda ingin membuka usaha ini tak ada salahnya jika menjual lanting dengan bungkus kecil yang harganya per bungkusnya seribu rupiah.

Analisa Usaha

·         2 kg singkong x Rp 2.000,00 = Rp 4.000,00

·         6 siung bawang putih, haluskan Rp 2.000,00

·         ¾ sdm ketumbar, haluskan Rp 500,00

·         Garam secukupnya Rp 1.000,00/bks

·         Minyak goreng secukupnya Rp 15.000,00/lt

·         Plastik Rp 20.000,00/100 lembar

Total Rp 42.500,00

  • Harga Jual Rp 1.000,00 per bungkus x 100=Rp 100.000,00
  • Keuntungan Harga Jual – Modal = Rp 100.000,00 – Rp 42.500,00=Rp 57.500,00

Keripik Bawang

Keripik bawang, makanan yang dikenal sebagai pengganti kerupuk ini memang enak jika dijadikan pelengkap di saat makan. Tak sedikit pula yang menjadikannya sebagai makanan ringan. Jika Anda ingin membuka usaha ini tentunya menguntungkan. Cara membuatnya pun tak terlalu susah cukup mencampurkan tepung terigu, dua butir telur, garam, bawang putih yang dihaluskan, bawang bombai yang dihaluskan, mentega yang dicairkan dan air secukupnya. Kemudian digoreng dengan minyak panas.

Sama seperti membuat keripik singkong. Setelah matang, sebelum dimasukkan ke dalam kantong plastik, maka minyaknya ditiriskan dan didinginkan terlebih dahulu. Karena membuatnya cukup mudah, harga jualnya tidak terlalu mahal. Sekantong kecil seharga seribu rupiah.

Analisa Usaha

  • Terigu Sekilo Rp 15.000,00/kg
  • Bawang Putih Rp 2.000,00/siung
  • Bawang Bombay Rp 1.000,00/siung x 3 = Rp 3.000,00
  • Mentega Rp 13.000,00/200gr
  • Garam Rp 1.000,00/bks
  • Minyak Goreng Rp 15.000,00/liter

Total   Rp 49.000,00

  • Harga per bungkus Rp 1.000,00 x 60 bungkus = Rp 60.000,00
  • Keuntungan Rp 60.000,00 – Rp 49.000,00 = Rp 11.000,00

Usus Crispy

Jika biasanya usus ayam yang biasanya dijadikan sebagai lauk kini dimanfaatkan sebagai makanan ringan rumahan. Menjadi usus crispy. Caranya mudah dengan mengukus usus ayam kemudian ditambahkan dengan terigu, tepung beras, telur, bumbu halus (kemiri, bawang putih, merica dan penyedap rasa, dan garam). Setelah itu digoreng hingga crispy.

Makanan ringan ini setelah diolah menjadi mahal. Per bungkusnya dua ribu lima ratus rupiah. Berbeda dengan makanan lainnya yang biasanya hanya seribu per bungkusnya. Berikut analisa usahanya.

  • 1 kg usus Rp 18.000,00
  • ¼ terigu Rp 2.500,00
  • ¼ kg tepung beras Rp 3.500,00
  • 1 butir telur Rp 2.000,00
  • 2 siung bawang putih Rp 500,00
  • 2 butir kemiri Rp 500,00
  • Minyak Goreng Rp 15.000,00/lt
  • plastik seperempat  Rp 800 x 10 buah

Total               Rp 50.000,00

  • Harga Jual per bungkus = Rp 20.000,00/250 gram
  • Maka 1 kg = 4 bungkus x Rp 20.000,00= Rp 80.000,00
  • Keuntungan Harga Jual – Modal= Rp 80.000,00 – Rp 50.000,00=Rp 30.000,00

Bolu Ngakak

Bagi pencinta bolu pastinya tahu apa itu bolu ngakak. Bolu kukus yang sangat mekar dan jika diperhatikan seperti orang tertawa terbahak-bahak sehingga disebut dengan bolu ngakak. Tak sedikit ibu-ibu yang membuat bolu ini menjadi makanan ringan di rumahnya. Karena membuat bolu ini bisa dibilang lebih mudah dibandingkan brownies atau bolu lainnya. Bisa dibuatnya juga tanpa menggunakan mixer cukup dengan kocokkan biasa.

Analisa Usahanya

  • Sprite            Rp 1.500,00
  • 250 gram terigu Rp 2.500,00
  • 2 butir telur Rp 4.000,00
  • SP Rp 4.000,00
  • ¼ gula pasir Rp 4.000,00
  • Pewarna makanan Rp 3.000,00
  • Cup/pack Rp 5.000,00 (isi 50)

Total               Rp 28.000,00

  • Harga per buah Rp 1.000,00 x 40 = Rp 40.000.00
  • Keuntungan = Harga Jual – Modal
  • Rp 40.000,00 – Rp 28.000,00 = Rp 12.000,00

Rempeyek Kacang

Dari berbagai jenis makanan ringan di Indonesia, tentunya rempeyek kacang menjadi makanan yang paling digemari. Makanan ringan rumahan ini biasanya dijadikan sebagai pengganti kerupuk atau dimakan sebagai camilan. Makanan yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan kacang ini biasa ditemukan di warung makan.

Cara membuatnya pun cukup mudah yakni mencampurkan antara tepung beras, kuning telur, santan, kacang dan beberapa lembar daun jeruk yang telah diiris-iris. Kemudian digoreng dalam minyak panas. Sebelumnya digoreng adonan tersebut ditambahkan bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah dan kemiri sangrai.

Analisa Usaha

  • ¼ kg Tepung Beras Rp 4.000,00
  • 1 buah Kuning Telur Rp 2.000,00
  • Santan Kelapa (½ butir kelapa) Rp 4.000,00
  • 6 lembar Daun Jeruk Rp 1.000,00
  • ¼ kg Kacang Tanah Rp 7.000,00
  • Minyak Goreng Rp 15.000,00
  • Plastik Rp 10.000,00

Total                                              Rp 43.000,00

  • Harga Jual Rp 3.000,00/bks x 30= Rp 90.000,00
  • Keuntungan = Total Modal – Harga Jual
  • Rp 90.000,00 – Rp 43.000,00 = Rp 47.000,00

Makaroni

Belakangan ini, banyak orang yang mencari makaroni. Alasannya, karena makanan ini murah, namun berkelas tinggi. Biasanya makanan ini dibuat menjadi makanan super pedas baik dalam keadaan basah (berkuah) maupun kering karena digoreng.

Makaroni berjenis pasta ini biasanya dihidangkan dengan cara direbus dengan menggunakan saus. Biasanya makanan ini disajikan di kafe-kafe. Namun siapa sangka jika makanan yang sedang hits ini bisa Anda coba di rumah. Dan Anda juga bisa pasarkan sendiri di warung. Berikut analisanya

  • 1 kg Makaroni Rp 15.000,00
  • Bawang Putih 1 siung Rp 2.000,00
  • Garam secukupnya Rp 1.000,00
  • Minyak 1 liter Rp 15.000,00
  • Plastik Rp 3.000,00

Total                                  Rp 36.000,00

  • Harga Jual =Rp 1.000,00 x 50=Rp 50.000,00
  • Keuntungan =harga jual – modal
  • Rp 50.000,00 – Rp 36.000,00 = Rp 14.000,00

Onde-onde

Makanan ringan yang mempunyai kombinasi antara tepung beras dan tepung ketan ini sering kita temukan di toko roti maupun pedagang kaki lima. Tak sedikit juga kaum ibu yang membuat makanan yang berasal dari Tiongkok ini.

Makanan ringan yang memiliki beragam isi seperti kacang hijau, nanas, stroberi, pisang dan buah-buahan lainnya tersebut memiliki peluang usaha yang besar jika dikembangkan.  Cara membuat cukup mudah yaitu dengan menambahkan tepung sagu, telur, gula pasir, vanili, garam dan air hangat secukupnya.

Analisa Usaha

  • 1 kg Tepung Ketan Rp 18.000,00
  • 250 gram Tepung Sagu Rp 4.500,00
  • 1 butir Telur Rp 2000,00
  • 250 gram Gula Pasir   Rp 4.500,00
  • Vanili secukupnya   Rp 1.000,00

Total                                  Rp 30.000,00

  • Harga jual  Rp 500,00/buah x 100 = Rp 50.000,00
  • Keuntungan = Harga jual – Modal
  • Rp 50.000,00 – Rp 30.000,00 = Rp 20.000,00

Singkong Keju

Singkong keju memang makanan ringan namun menjadi makanan yang mengenyangkan. Sebelum dikombinasikan bersama keju, singkong memang sudah menjadi camilan walapun tak seenak dan semahal ketika dikombinasikan bersama keju.

Cara membuatnya yaitu dengan mengukus singkong dan kemudian setelah agak empuk dan berwarna kering. Kemudian angkat ditambahkan dengan bumbu halus (bawang putih dan garam). Direndam hingga beberapa saat kemudian goreng kembali. Dan setelah empuk, singkong tersebut digoreng hingga garing dan kemudian ditaburkan dengan keju parut.

Analisa Usaha

  • Singkong  1 kg Rp 2.000,00
  • Garam Rp 1.000,00
  • Keju Parut Rp 15.000,00
  • Bawang putih Rp 1.000,00
  • Total Rp 19.000,00
  • Harga jual Rp 1.000,00/buah x 30 = Rp 1.500,00 = Rp 45.000,00

Keuntungan

Harga jual – Harga jual – modal = Rp 45.000,00 – Rp 38.000,00 = Rp 7.000,00

pedas memang tak pernah sepi peminat. Camilan ini juga bisa dinikmati semua kalangan, terutama anak muda. Bisa kamu santap kapan pun, saat tengah bosan di kantor atau saat sedang menunggu kuliah. Nah, daripada hanya sekadar jadi penikmat setia camilan pedas, kenapa kamu nggak menjajal peruntungan dengan berjualan ragam camilan pedas kegemaranmu. Kali ini Hipwee akan mencoba merangkumkan 5 ide bisnis camilan pedas yang bisa kamu praktikan dengan modal di bawah Rp 100.000. Buat kamu pebisnis pemula,  bisnis-bisnis ini harus kamu coba!

1.    Makaroni pedas, bisa dijual di kantor atau kampus dalam bentuk bungkusan kecil. Jajanan satu ini nggak pernah sepi peminat!

Makaroni pedas bisa dibilang sebagai camilan pedas sejuta umat yang nggak pernah sepi peminat. Sebanyak apa pun peminatnya. Makanan yang bercita rasa pedas gurih ini memang camilan yang cocok untuk menonton TV atau saat tengah berkumpul dengan teman-teman. Nah, daripada hanya jadi konsumennya saja, kenapa kamu nggak mencoba untuk menjajal peruntungan dengan menjajakannya? Caranya gampang kok, kamu hanya perlu membelinya dalam jumlah banyak untuk kemudian kamu bagi-bagi lagi dalam porsi yang lebih kecil.

Hitung-hitungannya seperti ini: modal awal= Rp 50.000 untuk dibelikan 1 kg Makaroni pedas.

1 Kg makaroni bisa dibagi menjadi kira 20 bungkus kecil.

Ambil keuntungan Rp 1000 saja per bungkus, kamu bisa mendapat laba total sebesar Rp. 20.000. Lumayan ‘kan?

P.S: Jangan lupa untuk menyisakan budget sekitar Rp 5.000 untuk membeli plastik pembungkusnya.

2. Basreng pedas, a.k.a keripik baso goreng. Modalnya cukup Rp 100 ribu aja. Untungnya lumayan..

Seperti halnya makaroni, basreng pedas juga menjadi camilan favoritnya segala usia. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih-pedas, menjadikan basreng sebagai camilan yang cocok disantap bersama bakso atau nasi goreng. Nggak salah sih, kalau berjualan camilan satu ini terbilang menguntungkan. Caranya hampir sama dengan makaroni pedas, kamu cukup membeli basreng pedas yang sudah jadi sebanyak 1 kg (di awal). Setelah itu kamu bagi-bagi basreng tersebut menjadi 10 atau 15 bungkus.

Modal awal Rp 32.000 untuk membeli 1 kg basreng (harga tersebut berbeda-beda tergantung produsen basreng).

1 kg basreng bisa kamu bagi menjadi 10-15 bungkus.

Dengan keuntungan Rp 1.000 per bungkus, kamu bisa dapat laba Rp 15.000/ kg-nya. Keuntungan ini bisa kamu atur sendiri, tapi sebaiknya di awal berjualan kamu bisa menentukan harga jual yang murah dulu, demi menarik pelanggan.

P.S: Jangan lupa untuk menyisakan budget sekitar Rp 5.000 untuk membeli plastik pembungkusnya.

3. Mie Lidi Pedas, nggak bakal rugi deh kalau menjajal peruntungan dengan menjual camilan pedas satu ini. Ambil untung Rp 1000 /bungkus aja udah lumayan lho buat beli pulsa bulanan

Kamu butuh modal Rp 50.000 untuk membeli 1 kg mie lidi pedas seharga Rp 45.000 dan

Rp 5000 untuk membeli plastiknya.

1 kg tersebut bisa kamu bagi menjadi kira-kira 20 hingga 25 bungkus mie lidi pedas.

Dengan mengambil keuntungan Rp 1000/ bungkus, kamu bisa mengantongi omzet Rp 20.000.

Mie lidi pedas juga tergolong camilan yang menguntungkan untuk dijajakan. Seperti hitung-hitungan di atas yang omzetnya bisa kamu gunakan untuk membeli pulsa atau paket internet. Buat kamu yang mahasiswa atau pekerja kantoran, berjualan camilan satu ini bisa kamu jadikan sebagai penghasilan tambahan. Lumayan ‘kan?

4. Samosa Goreng Dengan Sambal Kacang Pedas, jualan camilan khas Timur Tengah ini omzetnya cukup menguntungkan lho..

Harga 1 bungkus samosa beku adalah 25.000/ bungkus – isi 10.

Minyak goreng gratis (minta dari dapur mamah, demi menekan harga jual)

Modal untuk sambal kacang pedas (bumbu kacang instan dan cabai rawit)= Rp 4.000

Total modal yang diperlukan= Rp 29.000

Sementara itu harga jual perbuah: Rp 3.500, dengan kata lain kamu mengambil untung Rp 600/buah.

Camilan khas Timur Tengah ini bisa kamu beli dalam bentuk beku. Satu bungkusnya berisi 10 buah. Jadi nanti bisa kamu jajakan beserta cocolannya berupa sambal kacang pedas yang diracik dari sambal kacang instan yang dicampur dengan ulekan cabai rawit. Gurih isiannya dipadu dengan sambal kacang yang pedas, dijamin deh bikin pelangganmu ketagihan!

5. Dim Sum Dengan Saus Pedas, biar makin menarik kamu bisa bikin level kepedasannya. Modalnya juga nggak banyak, cukup Rp 100 ribu aja kok!

Jadi konsep berjualan dim sum ini adalah dengan membeli dim sum dalam bentuk beku yang beraneka macam, misalnya beli 4 macam. Siomay, pangsit udang, lumpia udang, atau bisa sisipkan crab stick (sesuai selera). Kamu bisa menjualnya per sterofoam dengan isi 4 dim sum. Supaya menarik, bisa kamu sediakan sausnya yang pedas dengan disertai level.

Modal awal Rp. 80.000 (perkiraan untuk membeli 4 bungkus dim sum beku yang berbeda macam).

Sterofoam 10 buah = Rp. 2.500

Sambal barbeque pedas = Rp 15.000 (untuk membeli bahan sambal dari paprika, bawang bombay, dan bawang putih)

Biar pedas bisa ditambahkan cabai rawit yang telah dihaluskan.

Total modalnya Rp 97.500.

Kamu bisa mengambil keuntungan Rp 1.250/ bungkus untuk harga jual Rp 11.000/ sterofoam.

Harga jual bisa kamu naikkan sesuai keinginan. Ini hanya gambaran minimalnya saja.

Semoga artikel ini bisa jadi referensi buat kamu yang ingin memulai usaha. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here