Intip 5 Cara Mengembangkan Bisnis Kedai Kopi

0
30
Intip 5 Cara Mengembangkan Bisnis Kedai Kopi

Menjalani suatu bisnis memang tidaklah mudah. Belum lagi, untuk Anda yang tidak memiliki latar belakang bisnis pasti harus ekstra kerja keras ketika membangun sebuah usaha.

Akan tetapi, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, kan? Anda juga dapat menjalani bisnis sendiri, asalkan mau belajar dan tahu tujuan berbisnis.

Di Indonesia, salah satu bisnis yang sedang baik adalah bisnis di bidang F&B, tepatnya di bisnis kedai kopi. Tak heran, jika kedai kopi bermunculan di mana-mana dan menu yang ditawarkan cukup kreatif.

Bagi Anda yang berminat untuk menjalani dan mengembangkan bisnis kedai kopi sendiri, berikut 5 cara jitu mewujudkannya.

5 Cara Jitu Mengembangkan Bisnis Kedai Kopi

1. Bangun pondasi bisnis dengan riset

Selamat datang di era Third Wave Coffee. Ini merupakan era di mana pelanggan datang ke coffee shop bukan hanya sekadar untuk minum saja, melainkan mencari pengalaman kala menyeruput kopi, seperti mencium aroma seduhannya.

Baca Juga : Tips Bisnis Kopi Modal Kecil Untuk Pemula

Di era ini, bisnis kopi semakin ketat persaingannya. Bagi Omar Karim, pemilik Dua Coffee Shop, jika ingin lebih menonjol di tengah persaingan bisnis kedai kopi, ada hal penting yang perlu dilakukan, yakni riset.

Dengan riset, setiap pebisnis bisa memiliki pondasi sebelum memulai bisnis. dengan demikian, Anda bisa mengetahui siapa target market bisnis Anda, apa yang disukai oleh audiens, bagaimana meningkatkan penjualan, dan sebagainya.

2. Miliki passion terhadap produk

Mempunyai passion terhadap produk akan menjadi motivasi dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis, terutama bisnis F&B seperti coffee shop.

Menurut Omar Karim, bisnis F&B seperti coffee shop sebenarnya merupakan bisnis dengan kombinasi antara produk dan jasa. Jika produk hanya menawarkan barang saja dan tentu berbeda halnya dengan jasa.

“Jasa itu lebih ke hospitality. Kita menawarkan, menyambut mereka, men-service mereka, ngajak ngobrol, (memberikan) promo. Hal seperti pelayanan itu ada personalize-nya sendiri. Jadi, di situ pentingnya kita mengenal atau mempunyai passion di produk yang kita jual,” ungkap Omar Karim.

  1. Jangan takut untuk mengambil peluang

Tahukah Anda, Dua Coffee Shop sudah mempunyai cabang kedai kopi di Washington DC, Amerika Serikat. Mulanya, Dua Coffee Shop mengikuti sebuah acara di sana dan membagikan kopi gratis kepada setiap pengunjung yang hadir.

Baca Juga : 8 Tips Memulai Bisnis Warung Kopi

Siapa sangka, minuman yang mereka bagikan ludes! Bahkan, ada pula pengunjung yang tak masalah jika hanya membeli biji kopinya saja.

Dari sanalah, mereka mendapatkan tawaran untuk membuka kedai kopi di Amerika Serikat. Karena kesempatan tak datang dua kali, plus ini adalah peluang yang langka, akhirnya pemilik kedai kopi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan ini menyetujuinya.

Kini, Dua Coffee Shop merupakan kedai kopi lokal pertama yang mampu membuka cabang di luar negeri.

  1. Buat social impact kepada masyarakat

Sebagai seorang pelaku bisnis, memberikan suatu dampak positif kepada masyarakat tidaklah kalah penting. Hal ini bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat di sekitar.

Tidak harus dalam skala besar, minimal pada warga sekitar. Seperti contohnya di Dua Coffee Shop, giving back to the community yang mereka lakukan dapat berupa bantuan untuk tukang parkir atau ketika terjadi bencana alam, Dua Coffee Shop akan sangat terbuka untuk membantu.

  1. Optimalkan penerapan data

Untuk mengembangkan sebuah bisnis, penggunaan data sangat penting dilakukan. Sebab, dari data tersebut, Anda akan tahu langkah apa yang bisa diambil. Dengan begitu, menentukan harga jual atau upselling purchase power perorangan akan jauh lebih mudah.

Baca Juga : Buka Cafe Kopi Kecil-Kecilan Berikut Tips Cara Memulainya

Nah, itulah 5 cara mengembangkan bisnis kedai kopi yang dapat Anda terapkan. Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here