Cara Sukses Memulai Bisnis Laundry Bagi Pemula

0
80
Bisnis Laundry

Salah satu usaha yang bisa Anda mulai sendiri adalah Laundry. Bisnis satu ini terbilang cukup sustain karena permintaan yang selalu tinggi, terlebih lagi jika Anda konsisten memberikan pelayanan terbaik.

Tidak jika mustahil bisnis laundry akan berkembang hingga ke luar kota. Namun, sebelum sampai ke tahap itu, tentu saja ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai seluk beluk bisnis laundry.

Untuk membantu Anda capai keuntungan maksimal, berikut langkah sukses membuka bisnis laundry untuk pemula.

Apa Itu Usaha Laundry?

Usaha laundry adalah sebuah usaha dalam bidang jasa. Bentuk jasa yang ditawarkan adalah mencucikan pakaian atau barang-barang lainnya yang umum digunakan oleh konsumen.

Usaha laundry sendiri lahir dari seorang imigran Tiongkok di Amerika Serikat pada abad ke-19. Pada masa itu, imigran asal Tiongkok memang banyak yang berdatangan ke Amerika Serikat untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Pada awal berdirinya, usaha laundry di Amerika Serikat ini masih secara manual, yaitu dengan tangan. Seiring waktu, teknologi sudah berkembang, usaha laundry sudah menggunakan mesin cuci sampai saat ini.

Kini, usaha laundry bukan hanya soal pakaian saja. Perlengkapan rumah yang terbuat dari kain bisa diterima oleh usaha laundry. Itu termasuk sprei, sarung bantal, selimut, tirai, sajadah, taplak meja, tas, dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, usaha laundry biasanya terdiri dari berbagai macam, yang akan dibahas lebih detail pada poin selanjutnya.

Kenapa Usaha Laundry Dibutuhkan Masyarakat?

Pertama, karena masyarakat kini memiliki semakin sedikit waktu untuk hari-harinya. Hal ini mudah ditemukan di kota-kota besar, seperti Jakarta, di mana masyarakat menghabiskan sebagian besar waktunya di kantor dan di jalan.

Kegiatan mencuci pakaian mungkin terkesan sepele, tapi kegiatan ini membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Mulai dari membilas, mencuci, sampai menjemur butuh waktu setidaknya satu jam dengan mesin cuci.

Baca Juga : Peluang Usaha Rumahan di Desa Yang Menguntungkan

Sementara, beberapa warga Jakarta, khususnya mereka yang tinggal di kost atau kontrakan, masih banyak yang mencuci secara manual.

Kedua, kepraktisan. Dengan menggunakan jasa laundry, masyarakat memiliki ekstra waktu untuk melakukan hal lainnya. Entah itu untuk beristirahat, bergaul dengan teman-temannya, atau pun me time. Hal inilah yang membuat usaha laundry akan tetap diminati di kota-kota padat penduduk.

Ketiga, kebutuhan akan jasa pencucian yang lebih andal. Seperti yang sudah diketahui, tak semua jenis pakaian bisa dicuci sendiri. Ada beberapa pakaian yang membutuhkan perhatian ekstra dan perlakuan istimewa selama proses pencucian. Contohnya seperti pakaian-pakaian pesta, setelan, ataupun kebaya dengan riasan payet.

Dengan adanya ketiga alasan, usaha laundry dapat dipastikan akan terus bertahan hingga dekade mendatang. Pada intinya, selama kita menggunakan kain, maka usaha laundry tidak akan hilang.

6 Jenis Usaha Laundry Paling Diminati

  1. Laundry kiloan

Sesuai namanya, jenis laundry ini menitikberatkan pada berat pakaian yang dicuci oleh konsumen.

Biasanya, konsumen memilih jenis laundry ini karena baju-baju yang dicuci tidak memerlukan perhatian khusus, contohnya seperti pakaian yang digunakan sehari-hari.

Selain itu, konsumen yang memilih jenis laundry ini biasanya mereka yang mencari opsi lebih murah. Maka dari itu, jenis laundry kiloan ini lebih cocok berada di kawasan kost atau kontrakan mahasiswa dan karyawan.

  1. Laundry konvensional

Jenis laundry ini menyediakan layanan cuci yang spesifik, dengan perlakuan yang berbeda pada setiap pakaian yang dicucikan.

Cara penanganannya yang lebih detail, tak heran jika jenis laundry ini mempunyai harga yang lebih tinggi dari laundry kiloan. Selain itu, jenis laundry ini juga melayani dry clean. Jadi, modal yang dibutuhkan untuk memulai laundry ini lebih besar.

  1. Laundry sepatu

Ini adalah tren baru yang berkembang seiring daya beli masyarakat yang lebih baik. Alasan lahirnya laundry sepatu tidak lain karena para pemilik sepatu premium membutuhkan layanan cuci yang terpercaya.

Jenis usaha laundry sepatu tidak hanya menerima cuci saja, tetapi repaint sepatu juga. Layanan ini dapat membantu para pelanggan yang ingin sepatu kesayangannya tampak seperti baru lagi.

  1. Laundry bisnis

Jenis laundry ini tidak menyasar konsumen biasa, tapi konsumen dari badan usaha. Biasanya, yang konsumen laundry ini adalah perusahaan yang mencucikan seragam karyawannya.

Untuk membuka jenis laundry ini butuh modal yang lebih besar karena jumlah pakaian yang dicuci sangat banyak. Setiap perusahaan pun memiliki kebutuhannya masing-masing, sehingga Anda harus menyediakan beragam perlengkapan laundry tambahan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

  1. Laundry hotel

Laundry ini bekerja sama dengan pihak hotel untuk mencucikan perlengkapan kamar dan juga pakaian tamu. Jenis landry ini membutuhkan perhatian ekstra karena sensitivitas dari klien. Mengingat semua hotel berusaha memberikan pelayanan terbaik, maka Anda pun juga akan dituntut untuk memberikan layanan yang sama.

  1. Laundry express

Jenis laundry ini memiliki flow kerja yang sedikit berbeda pada umumnya karena mengedepankan aspek kecepatan. Artinya, laundry express membutuhkan perlengkapan cuci yang banyak daripada laundry konvensional. Jumlah pegawai yang ada pun harus lebih banyak untuk memastikan proses operasional berjalan harmonis tanpa kendala.

Kelemahan dan Kelebihan dari Bisnis Laundry

Sebelum Anda mendirikan usaha laundry, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kelemahan dari bisnis ini. Untuk memberikan gambaran yang realistis, kelemahan dari bisnis laundry akan dijelaskan terlebih dahulu.

Kelemahan:

  1. Persaingan yang tinggi

Usaha laundry cukup sederhana sehingga semua orang bisa memulainya. Hal ini membuat persaingan dalam dunia usaha laundry menjadi cukup tinggi. Persaingan yang tinggi ini pun turut mempengaruhi kemampuan berkembang dari sebuah laundry.

Jika kompetisi terlalu tinggi, maka Anda akan dipaksa untuk perang harga dengan para kompetitor. Jika dilihat dari sisi konsumen, tentu ini adalah hal yang baik.

Namun, dari sisi pengusaha, hal ini bisa mematikan bisnis. Kemungkinan usaha Anda untuk berkembang pun jadi semakin berat karena hal ini. Maka dari itu, jika ingin usaha laundry tetap dicintai oleh pelanggan, siapkan program loyalitas yang membuat mereka nyaman.

  1. Ketergantungan pada cuaca

Jika Anda masih mengandalkan cahaya matahari sebagai media penjemur, maka cuaca akan menjadi sahabat sekaligus musuh baru Anda.

Jika cuaca sedang kurang baik, maka mau tidak mau Anda harus siap sedia menjaga pakaian dari hujan yang tiba-tiba turun. Pakaian yang dijemur tanpa sinar matahari bisa menimbulkan yang tidak sedap.

Maka dari itu, jika Anda ingin terlepas dari ketergantungan pada suara, tidak ada salahnya untuk berinvestasi pada mesin pengering. Dengan menggunakan mesin ini, pakaian-pakaian bisa dikeringkan tanpa perlu sinar matahari. Prosesnya jauh lebih cepat, sehingga Anda bisa menawarkan paket express pada konsumen.

  1. Membutuhkan ruang yang tidak sedikit

Kegiatan ini membutuhkan ruang yang besar untuk menampung semua mesin cuci, mesin pengering, jemuran, papan setrika, dan lainnya. Maka itu, jika Anda memiliki visi yang kuat untuk mengembangkan usaha ini, tak ada salahnya untuk menyiapkan ruang lebih.

Baca Juga : Peluang Usaha Bisnis Modal Kecil yang Menguntungkan dari Rumah

Jangan kecil hati setelah mengetahui kelemahan dari usaha laundry. Semua bisnis, usaha laundry memiliki kelebihannya sendiri, yang mana akan dipaparkan dalam bagian selanjutnya.

Kelebihan:

  1. Relevan dengan zaman

Usaha laundry akan selalu relevan dengan zaman. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, selama masih menggunakan pakaian, maka usaha laundry akan tetap ada.

  1. Bisnis ini bisa dipelajari dengan mudah

Anda tidak butuh skill yang terlalu tinggi untuk memulainya. Bisnis ini bisa dipelajari oleh siapa pun, sehingga kesuksesan bisa diraih oleh siapa pun yang tekun dan cekatan. Jika Anda berniat untuk terjun ke usaha ini, maka pastikan Anda sudah siap untuk hadapi segala kerja keras yang menanti.

  1. Bisa dimulai di rumah sendiri

Anda bisa memulainya di rumah sendiri. Berbeda dengan usaha lain, laundry bisa dilakukan menyewa toko atau semacamnya. Dengan demikian, modal untuk sewa bangunan bisa ditekan dan dialihkan ke perlengkapan saja.

Modal Usaha Laundry, Pebisnis Wajib Tahu!

 

Bisnis laundry membutuhkan modal untuk memulainya. Hanya saja, jumlah modal yang dibutuhkan bervariasi, tergantung dari kebutuhan Anda.

Jika ingin mendirikan usaha laundry eksklusif, maka siap-siap mengumpulkan modal besar untuk membeli perlengkapan terkini. Untuk memberikan Anda gambaran soal berapa banyak modal yang harus dikumpulkan untuk memulai usaha laundry, berikut ini rincian yang bisa menjadi acuan Anda.

  1. Mesin cuci

Alat pertama yang harus ada adalah mesin cuci. Mesin cuci yang bisa Anda gunakan adalah mesin cuci top load atau mesin cuci front load. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga bisa dipilih berdasarkan kebutuhan dan budget Anda.

Harga untuk mesin cuci top load terbilang lebih murah, mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp4,5 juta. Namun, harga murah ini harus ditebus dengan ketidakpraktisannya. Mesin cuci front load yang lebih praktis hadir dengan harga dan fitur terbaru. Saat ini, Anda bisa menemukan mesin cuci front load mulai dari harga Rp3,5 juta hingga Rp12 juta.

  1. Mesin pengering

Alat kedua adalah mesin pengering. Meski mesin cuci sudah dilengkapi fungsi mengeringkan, keberadaan mesin pengering bisa membantu usaha laundry Anda memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.

Untuk segi harga, mesin pengering ini memang terbilang cukup mahal. Saat ini Anda bisa menemukan mesin pengering dengan berbagai varian dan keunggulannya. Harga yang dipatok pun mulai dari Rp3,6 juta hingga Rp12 juta.

  1. Setrika dan papan setrika

Setrika menjadi perlengkapan wajib yang tak boleh Anda lewatkan. Untuk setrika sendiri, harganya terbilang cukup murah. Setrika konvensional sendiri tersedia mulai dari harga Rp100 ribu hingga Rp300 ribu. Lain halnya dengan setrika uap.

Untuk setrika uap, harga yang dibutuhkan tentunya lebih mahal karena mampu berikan hasil setrika yang lebih rapi dan halus. Anda bisa membeli setrika uap dengan harga mulai dari Rp200 ribu hingga Rp1 juta, tergantung merek dan fitur yang Anda inginkan.

Untuk papan setrika sendiri, harganya pun tak terlalu tinggi, tergantung jenis yang Anda pilih. Anda bisa memilih meja setrika yang terbuat dari bahan kayu untuk menghemat biaya. Sebab, meja setrika dari kayu ini biasanya tidak lebih dari Rp100 ribu untuk ukuran 100x36x60cm.

Lain halnya jika Anda memilih membeli meja setrika yang terbuat dari besi. Secara kualitas memang lebih terpercaya, namun harganya bisa mencapai Rp300 ribu. Jadi, kembali lagi, sesuaikan dengan kebutuhan saja ya.

  1. Sabun cuci dan pewangi laundry

Agar hasil cuci lebih bersih dan wangi, sabun cuci dan pewangi harus disiapkan. Sebagai referensi, sabun cuci laundry per liter biasanya dijual dengan harga Rp20.000. Kalau pewangi untuk ukuran 5 liter dijual sekitar Rp125.000.

Jika dilihat satuan, harganya memang tampak relatif murah. Karena Anda butuh dalam jumlah yang banyak, harganya jadi cukup tinggi. Untuk menyiasati, sebaiknya Anda membeli sabun dan pewangi di produsennya langsung.

  1. Plastik kemasan laundry

Untuk menjamin kebersihan hasil cucian sebelum sampai ke tangan pelanggan, Anda perlu mengemas plastik-plastik tersebut dalam plastik. Untungnya plastik kemasan untuk laundry cukup murah, mulai dari harga Rp10.000 untuk ukuran 250 gram. Harga plastik akan semakin tinggi untuk ukuran yang lebih besar.

  1. Belanja pegawai

Ini dia yang menjadi modal terbesar setelah mesin cuci dan mesin pengering. Jika Anda memilih mempekerjakan pegawai untuk laundry, maka juga harus siap membayar mereka dengan upah yang layak, sesuai dengan upah minimum regional. Banyak dari pengusaha laundry yang menjalankan seluruh kegiatannya sendiri untuk menekan cost.

Dari kebutuhan-kebutuhan di atas, bisa ditarik kesimpulan tentang berapa modal minimum yang harus Anda sediakan, berikut ini perhitungannya:

Item                                         Jumlah                                     Harga Total

Mesin cuci termurah                 2 Rp1.500.000                Rp3.000.000

Satu mesin pengering               1 Rp3.600.000                Rp3.600.000

Setrika                                     2 Rp100.000                   Rp200.000

Papan setrika                           1 Rp100.000                   Rp100.000

Sabun cuci 10 liter                    10 Rp20.000                   Rp200.000

Pewangi laundry 10 liter           2 Rp125.000                   Rp350.000

Plastik kemasan 10 pack           10 Rp10.000                   Rp100.000

Grand Total                                                                    Rp7.550.000

Dari perhitungan di atas, total modal minimum yang harus disiapkan adalah Rp7.550.000,-. Hitungan ini masih belum termasuk biaya pegawai dan sewa tempat jika Anda memutuskan untuk membuka usaha laundry di ruko.

Analisis Keuntungan Usaha Laundry

Setelah mengetahui jumlah modal yang harus Anda siapkan, maka Anda juga harus memiliki proyeksi soal berapa omzet yang bisa didapatkan selama berjalannya waktu. Untuk mempermudah perhitungan, bisa diasumsikan bahwa memulai usaha laundry kiloan dengan harga Rp7.000.

Jika dalam satu hari menerima cucian sampai mencapai 60 kg. Berarti 60 dikali Rp7.000 mendapatkan hasil Rp420.000. Artinya, selama 30 hari beroperasi Anda akan menghasilkan omzet senilai Rp12.600.000,-. Ingat, ini adalah pendapatan kotor ya.

Angka tersebut belum dikurangi gaji pegawai, biaya listrik, air, transportasi, biaya perawatan alat, dan promosi yang bisa mencapai Rp5.000.000,-. Dengan demikian, keuntungan bersih yang Anda dapatkan bisa mencapai Rp7.600.000,- per bulan. Menarik bukan?

Baca Juga : 15 Peluang Usaha Modal 1 Juta Dengan Untung Jutaan Bagi Pemula

5 Tips Membangun Franchise Usaha Laundry

Dalam usaha laundry mengembangkannya menjadi sebuah franchise adalah Tahap selanjutnya. Namun, sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Berikut ini beberapa tips untuk membangun franchise usaha laundry.

  1. Siapkan prosedur standar untuk semua cabang

Kekurangan dari franchise adalah menjaga kualitas konsisten di setiap cabang. Untuk itu, Anda perlu membuat prosedur standar yang akan diterapkan di setiap cabang. Prosedur standar ini bisa tentang bagaimana melayani pelanggan, bagaimana cara mengoperasikan mesin, berapa banyak takaran dari sabun dan pewangi yang harus digunakan.

  1. Matangkan brand laundry Anda

Sebelum membuat bisnis laundry Anda sebagai franchise, sebaiknya matangkan brand image dari laundry Anda dahulu. Dengan membangun kredibilitas, maka Anda bisa membuat usaha franchise ini jadi menarik bagi konsumen.

  1. Atur pembagian tanggung jawab dengan mitra

Franchise berarti memberikan kepercayaan pihak kedua untuk menjalankan bisnis Anda. Untuk membangun alur kerja yang lebih harmonis, sebaiknya tetapkan atur pembagian tanggung jawab dengan mitra.

Tuangkan pembagian tanggung jawab dan peranan ini dalam kontrak untuk memastikan semua pihak menjalankan tugasnya dengan baik.

  1. Siapkan mekanisme quality control

Prosedur standar saja masih belum cukup untuk memastikan semua cabang bekerja dengan semestinya. Anda perlu membangun sistem quality control agar semua cabang bisa memberikan performa terbaiknya. Anda bisa mengurus pegawai yang khusus untuk menangani pengecekan kualitas ini, atau bisa Anda sendiri.

  1. Buatlah sistem yang terintegrasi

Untuk membantu awasi performa franchise, Anda bisa menggunakan sistem yang terintegrasi.

Itulah tadi langkah sukses membuka bisnis laundry untuk pemula. Kini, Anda telah mengetahui persiapan apa yang harus dilakukan. Inilah saatnya memulai bisnis laundry Anda sendiri!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here