Cara Memulai Bisnis Toko Roti Agar Sukses ke Depannya

0
53
Toko Roti

Salah satu ladang bisnis kuliner yang cukup menjanjikan merupakan bisnis toko roti.  Pasalnya selain bahan bakunya yang melimpah, minat masyarakat akan makanan yang satu ini juga terus mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari banyaknya variasi roti yang bermunculan dan menjadi favorit semua orang.

Bagi Anda yang ingin memulai usaha toko roti, simak dahulu peluang serta analisa usahanya berikut ini.

Peluang Bisnis Toko Roti

Roti adalah salah satu makanan pengganti nasi. Roti biasanya dimakan saat sarapan, sebagai teman minum kopi, atau bisa juga sebagai pengganjal perut yang lapar. Bagi yang kurang suka makan nasi di malam hari, roti sering kali menjadi pilihan.

Sebagai makanan ringan, roti menjadi makanan yang bisa dinikmati oleh segala usia, dari mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, sebagian besar dari mereka pasti menyukai roti. Tak hanya itu saja, makanan berbahan dasar tepung ini juga selalu dibutuhkan di berbagai acara. Mulai dari acara pengajian, arisan, seminar, sampai pernikahan,roti selalu digunakan sebagai jajanan dan suguhan.

Toko Roti

Tingginya minat dan kebutuhan masyarakat menunjukkan bahwa peluang dalam bisnis ini masih bisa berkembang lebih besar. Oleh karena itu, tak heran jika banyak orang mencoba keberuntungan di bisnis toko roti.

Baca Juga : Usaha Makanan Ringan Rumahan dengan Modal di Bawah 100.000

Beberapa tahun terakhir, banyak artis tanah air yang membuka bisnis toko kue di sejumlah kota, mulai Irwansyah dengan Medan Napoleonnya, Shireen Sungkar dengan Bogor Raincakenya, Zaskia Sungkar dengan Surabaya Snowcackenya, Teuku WIsnu dengan Malang Strudelnya, dan masih banyak lagi.

Analisa Bisnis Toko Roti

Bagi Anda yang suka membuat roti dan ingin mendapat penghasilan dari keahlian tersebut, memulai bisnis toko roti rumahan adalah peluang usaha yang bisa anda coba.

Tanpa perlu modal besar, Anda bisa memulai usaha Anda dari dapur rumah. Apalagi di zaman yang serba internet seperti sekarang, Anda juga tidak harus menyewa toko untuk memajang dagangan. Biaya yang dikeluarkan tentu bisa ditekan dengan berjualan secara online.

Jika usaha toko roti berjalan lancar dan mendapat respon pasar yang bagus, barulah Anda bisa mempertimbangkan untuk membuka tempat yang lebih besar. Berikut ini contoh analisa detail bisnis toko roti jika tanpa biaya sewa tempat.

Modal Usaha Toko Roti

Peralatan

Nama Peralatan    Harga

Mixer roti                                                                       Rp4.000.000

Kompor gas                                                                    Rp.400.000

Oven gas                                                                         Rp5.000.000

Timbangan kue                                                               Rp100.000

Loyang persegi                                                               Rp100.000

Loyang persegi panjang                                                  Rp100.000

Loyang cetakan kecil                                                      Rp100.000

Ayakan                                                                          Rp100.000

Whisk (pengocok adonan)                                              Rp70.000

Peralatan masak (spatula, panci, wajan, dan lain-lain)                Rp500.000

Peralatan penunjang lainnya (cutter, pisau, gunting,

plastik, sarung tangan, lap, dan lain-lain)                         Rp300.000

Total                                                                    Rp10.770.000

 

Biaya Operasional Bulanan

Nama Biaya Operasional                                                Besaran Biaya

Listrik dan PDAM                                                          Rp500.000

Gas 12 kg                                                                       Rp120.000

Bahan kue (tepung, mentega, telur, gula, dan lain-lain)              Rp3.000.000

Kemasan                                                                        Rp300.000

Paket Internet                                                                           Rp200.000

Total                                                                              Rp4.120.000

 

Total Modal

Dari perhitungan modal kasar di atas, total modal awal yang Anda perlukan adalah:

Total Modal = Total Biaya Peralatan + Total Biaya Operasional

Total Modal = Rp10.770.000 + Rp4.920.000

Total Modal = Rp15.690.000.

Baca Juga : Peluang Usaha Makanan yang Menjanjikan di Sekitar Kita

Peluang Penerimaan Bisnis Toko Roti Per Bulan

Jika setiap harinya Anda bisa menghasilkan 100 bungkus kue yang dihargai Rp5.000 per buah, maka peluang penerimaan bisnis Anda selama satu bulan adalah:

Total Penerimaan = 100 bungkus x Rp5.000 x 30 hari

Total Penerimaan = Rp15.000.000.

 

Keuntungan Bisnis Toko Roti Per Bulan

Sementara untuk keuntungannya bisa dihitung dari total penerimaan dikurangi total biaya operasional.

Keuntungan = Total Penerimaan – Total Biaya Operasional

Keuntungan = Rp15.000.000 – Rp4.120.000

Keuntungan = Rp10.880.000

Perlu diingat, perhitungan modal di atas adalah jika Anda membuat roti sendiri, tanpa karyawan. Apabila Anda memiliki karyawan, paling tidak satu orang, berarti keuntungan tersebut masih harus dikurangi dengan gaji karyawan per bulan. Misalnya gaji karyawan Rp2.000.000, maka keuntungan bersih yang Anda peroleh per bulan sekitar Rp10.880.000 – Rp2.000.000, yaitu Rp8.880.000.

 

Revenue Cost Ratio Bisnis Toko Roti

Untuk revenue cost, Anda bisa menghitungnya dengan membagi total penerimaan dan total biaya operasional per bulan.

R/C = Total Penerimaan / Total Biaya Operasional

R/C = Rp15.000.000 / Rp4.120.000

R/C = 3,6.

 

Lama Balik Modal Bisnis Toko Roti

Dari total biaya investasi dan keuntungan, Anda dapat memperkirakan lama balik modal bisnis toko roti dengan perhitungan berikut.

Lama Balik Modal = (Total Biaya Investasi / Keuntungan) x 1 Bulan

Lama Balik Modal = (Rp15.690.000 / Rp10.880.000) x 1 Bulan

Lama Balik Modal = 1,4.

 

Tips Memulai Bisnis Toko Roti

Berikut adalah beberapa tips bagi Anda yang ingin memulai bisnis toko roti agar usaha Anda sukses.

 

Tentukan Produk yang Ingin Dijual

 

Hal pertama yang pastinya perlu Anda lakukan adalah menentukan produk roti yang akan dijual. Anda bisa melakukan survei terlebih dahulu roti yang dijual di pasaran dan bagaimana selera masyarakat sekitar. Jika tidak ingin sama dengan kompetitor, Anda bisa memilih produk yang lebih niche dan fokus pada jenis roti tertentu.

 

Manfaatkan Dapur Rumah, Jangan Dulu Menyewa Tempat

 

Sebagai permulaan, jangan dulu menyewa tempat untuk membuka bakery. Manfaatkan dapur rumah sendiri untuk memproduksi roti. Anda juga bisa menghemat biaya transportasi dan sewa tempat. Pastikan juga dapur selalu terjaga kebersihannya karena salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan saat menjalankan bisnis makanan.

 

Berikan Sampel atau Tester

 

Tidak ada salahnya apabila Anda memberikan sampel atau tester ke orang-orang terdekat anda seperti keluarga, teman, atau tetangga di sekitar rumah sebelum memasarkan roti ke target yang lebih luas. Selain mendapat masukan terkait produk roti Anda, cara ini juga bisa mendapat pemasaran gratis dari mulut ke mulut. Jika roti buatan Anda menarik, lezat, dan berkualitas baik, orang yang Anda berikan sampel pasti akan dengan senang hati mempromosikan produk Anda ke orang yang mereka kenal.

Baca Juga : 13 Contoh Usaha Waralaba franchise makanan

 

Perhatikan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran juga memiliki peran besar bagi keberhasilan bisnis toko roti Anda. Anda bisa melakukan strategi pemasaran secara online dengan cara membuat media sosial dan website. Buat konsep yang menarik dan pajang foto kue yang cantik supaya calon pembeli tertarik.

 

Lakukan Inovasi

Humberger Unik Lucu

Kelezatan bukan satu-satunya hal terpenting dalam menjalankan bisnis toko kue. Di samping rasa, inovasi juga menjadi hal penting lainnya yang berpengaruh terhadap perkembangan dan keberhasilan bisnis Anda nantinya. Dengan adanya inovasi, produk Anda akan memiliki nilai jual tersendiri yang akan membedakannya dengan produk-produk lainnya. Oleh sebab itu, cobalah untuk membuat inovasi baru yang belum pernah dibuat oleh kompetitor lainya, misalnya dengan membuat variasi rasa baru, atau menghadirkan packaging yang menarik.

Itulah ulasan Tentang Cara memulai bisnis toko roti. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here