UKM BERDAYA – Sudah bukan rahasia lagi salah satu media yang tepat untuk berjualan saat ini adalah instagram. Ada beberapa cara agar laris manis jualan di Instagram. Salah satu metodenya adalah ternak akun jualan di Instagram.  Bagaimana caranya? Kami akan bahas satu persatu.

Pertama, ternak akun jualan ini tidak cocok untuk brand Owner. Metode ini cocoknya untuk reseller, Dropshipper dan para risk taker. Prinsip, jualan di IG bukan banyak follower. Tapi   adalah soal produk dan audience matchnya.

Oleh karena itu produk yang dijual oleh reseller, dropshiper akan lebih banyak berfokus pada produk basic sehari-hari atau produk yang menyelesaikan masalah orang lain. Umumnya nama akun dibuat berdasarkan keyword (Kata Kunci).

Untuk memakai metodie ini tentu ada caranya. Apa yang di butuhkan?

  1. Buat akun dengan logo yang oke
  2. Bikinlah Bio yang juga oke
  3. Highlight juga harus rapi
  4. Postingan minimal 30-50 postingan bersama dengan testimoninya
  5. Yang anda jual adalah problem dan testimoninya
  6. Dari mana traffiknya? Software dong… yang auto follow, auto like dan memakai berbagai auto.
  7. Kunci utamanya adalah ditampilkan kontennya, mampu tidak pada kesan pertama akun tersebut bikin emosi terombang ambing. Bikin mau beli rasanya. Tentunya ini perlu banyak test.

Kenapa harus ternak? Ternak itu bisa bermacam-macam. Ada yang ternak banyak akun untuk 1 produk . Ada yang ternak banyak akun untuk produk yang berbeda-beda.

Jadi intinya jika akun kurang nampol untuk nambah omset masih ada akun lainnya yang mungkin lebih nampol untuk naikan trafik omsetmu. Makanya dari sisi tampilan dan konten dibedakan. Sehingga akan terlihat hasilnya.

Kesimpulannya untuk laris dengan metode ternak akun instagram ini investasinya ada di :

  1.  Tampian, ini bisa mahal bisa murah tergantung.
  2. Konten, ini lumayan mahal kecuali bisa membuat konten sendiri
  3. Software, budget yang diperlukan untuk software ini 500-700 tibu per 4 bulan.
  4. Waktu, untuk waktu ini tak terhitung harganya.
  5. Ilmu, ini tergantung kalau gaptek pol pastinya harus keluar duit belajar kepada yang mengerti.

Dan sisanya biarkan software yang bekerja. Contoh akun memakai cara ini apa? Yang paling mudah mudah dengan melihat akun-akun : Pemanjang, Pembesar, Pengecil, Penggemuk, Pengurus dan lain-lain.

Naah.. makanya jangan fokus jualan pada satu metode agar produk Bisnismu laris. Bakalan kalah karena terdahului oleh raja-raja Imers. Oleh karena itu kamu harus bisa riset produk apa yang oke kalau mau memakai metode ini.

Tulis saja di kolom search pasti akan ketemu akun-akaun yanag pakai cara metode ini. Mereka set akun, running software terus tingga. Cuma nunggu orang kontak customer service di WA.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk para kamu. Namun perlu digaris bawahi jika tidak semua metode akan work, setiap orang punya hokinya masing-masing. Ada yang hoki dengan cara ini ada yang gagal. Bahkan ada yang lebih hoki bikin brand, ada juga yang gagal.

Ada juga yang memakain cara media commerce. Tetapi ada jugayang gagal tidak jadi-jadi medianya. Semuanye memiliki kemungkinan. Karena yang pasti bisnis itu paradox. Tidak ada pembenaran satu cara bisa ampuh untuk semua orang. Dan yang bikin brand sendiri tidak perlu risih. Apalagi nyiyir kalau posisi orang-orang yang menggunakan cara ini itu berada levelnya dibawah brand owner. Bukan seperti itu karena tiap orang ada massanya naik kelas suatu saat nanti.(Online/C)

Baca juga : Juragan Online Hadir Kembali, Siap Omsetmu Meningkat?

Baca juga : Jadikan Produk Anda Laris di Instagram Dengan Tips Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here