Buka Cafe Kopi Kecil-Kecilan Berikut Tips Cara Memulainya

0
1030

Ukmberdaya.com – Buka Cafe Kopi Kecil-Kecilan Berikut Tips Cara Memulainya – Sejak dulu, kopi sudah menjadi salah satu minuman populer di Indonesia. Mulai dari kalangan kelas bawah, menengah hingga kelas atas, kebanyakan dari mereka menyukai kopi.

Karena kepopuleran minuman yang satu ini, banyak sekali bermunculan ke permukaan pengusaha di Indonesia untuk menggeluti bisnis kopi mulai dari kedai kopi tradisional hingga café bertema moderen.

Buka Cafe Kopi Kecil-Kecilan Berikut Tips Cara Memulainya

Semua orang mengira untuk membangun usaha kedai kopi sederhana di pinggir jalan atau membuka bisnis kopi kecil di teras rumah, yang paling penting menurut mereka adalah modal uang untuk memulainya. Mungkin setelah menyimak tips berikut, ternyata membuka bisnis kedai kopi hanya membutuhkan mimpi dan niat untuk memulainya.

SIAPA sih yang tidak ingin punya kedai kopi sendiri, kita sebagai bosnya dan kita pula sebagai pekerjanya. Sajian kopi yang masuk di daftar menu, sesuai dengan apa yang kita inginkan, terlebih lagi kita bisa eksplorasi sendiri menu-menu kopi sebagai cita rasa andalan kita.

Mungkin tiap barista yang sedang bekerja, pasti mempunyai keinginan untuk membangun kedai kopi yang mereka impikan. Mereka yang menjadi bosnya, mereka juga yang menjadi head baristanya. Semua berawal dari seberapa besar niat untuk mewujudkannya.

Bisnis Café  Menjanjikan Peluang Besar di Masa Depan

Bisnis café adalah peluang besar yang bisa Anda coba karena menjanjikan di masa depan. Tetapi, itu semua tergantung dari bagaimana cara Anda dalam mengelola dan mengembangkan bisnis tersebut. Penasaran bagaimana cara memulai Lalu bagaimana cara memulai bisnis café kopi kecil-kecilan? Mari ikuti tips di bawah ini:

Yakinkan Niat dan Semangat

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan sebuah usaha apapun itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah niat yang kuat dengan semangat yang membara. Sama halnya dengan membuka bisnis café  ini.

Karena tanpa adanya niat dan keyakinan yang kuat, keberhasilan Anda dalam bisnis tersebut akan menjadi kecil. Maka dari itu, untuk mendukung  agar Anda sangat yakin dengan keputusan Anda, diperlukan untuk melakukan analisa terhadap bisnis tersebut.

Kumpulkan Informasi Pendukung

Setelah Anda meyakinkan diri untuk berniat membuka bisnis tersebut, hal selanjutnya yang bisa dilakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang hal-hal yang diperlukan guna membangun bisnis café ini.

Anda bisa mencari informasi tentang kemampuan daya beli masyarakat, area mana yang paling berpotensi untuk dijadikan sebagai lokasi café, berapa banyak persaingan yang ada di lapangan terhadap bisnis ini, dan tak lupa apa saja kelebihan dan kekurangan dari saingan Anda.

Jangan sungkan untuk bertanya pada teman Anda yang menggemari kopi atau bisa juga mengunjungi langsung warung kopi atau café yang sudah ada untuk mempelajari peralatan membuat kopi, menu apa saya yang cocok untuk disediakan, dan juga harga yang dipatok.

Tentukan Besar Modal Usaha

Menentukan besar modal usaha menjadi faktor penting sebelum memulai sebuah usaha. Banyak para pemimpi yang tidak melanjutkan mimpinya untuk memulai bisnis impiannya hanya karena tidak cukupnya modal.

Menentukan modal dengan menyesuaikan budget yang ada atau dengan menyusun modal usaha terlebih dahulu baru mencari modal Anda setelahnya. Sebagai alternatif Anda bisa menggunakan layanan pinjaman KTA atau pinjaman online  bila modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

Baca Juga : Peluang usaha rumahan di desa yang menguntungkan

Ketika Anda menentukan modal usaha jangan memaksakan keadaan Anda yang sekarang. Karena jika modal yang harus Anda keluarkan terlalu besar akan membuat usaha Anda tertunda atau bahkan gagal sebelum beraksi. Alangkah baiknya jika Anda bisa menentukan sendiri kemampuan modal Anda baru kemudian menentukan seperti apa café kopi yang akan digeluti nantinya.

Tentukan Lokasi yang Tepat

Setelah menentukan modal, jangan lupa untuk menentukan lokasi café Anda.
Carilah lokasi di dekat kantor, tempat wisata, pasar, atau daerah lain yang ramai dikunjungi. Tak hanya itu, Anda juga bisa mencari lokasi dimana banyak  anak muda berkumpul seperti di dekat kampus, mall, atau di tempat olahraga.

Lain halnya jika Anda ingin membuka warung kopi sederhana, carilah lokasi yang berada di dekat pasar atau tempat-tempat ramai warga desa setempat. Setelah Anda menentukan beberapa lokasi yang strategis, carilah informasi tentang cara agar Anda bisa mendirikan tempat usaha di lokasi tersebut. Tak lupa untuk mengetahui tantangan yang akan Anda hadapi di lokasi tersebut apakah jauh dari rumah Anda atau tidak.

Bekerja Sama Dengan Partner Bisnis Terbaik

Ketika baru saja menjalankan bisnis café pertama sendiri, tentu Anda akan kewalahan jika semuanya hanya dilakukan sendirian tanpa bantuan orang lain. Untuk itu, Anda bisa mengajak partner terbaik untuk bekerja sama dalam proses berjalannya bisnis Anda.

Anda bisa mengajak karyawan Anda sendiri, atau bisa juga teman bahkan suami/istri Anda. Kehadiran partner ini juga memudahkan Anda untuk mendapatkan masukan dan juga nasehat dalam menjalankan bisnis café kopi Anda.

Mulai Lakukan Promosi Lewat Kerabat atau Keluarga

Setelah semuanya sudah siap, segeralah meluncurkan bisnis Anda. Sudah hal yang lumrah bahwa bisnis yang baru saja dibuka akan memiliki kendala seperti belum adanya pelanggan yang membeli karena nama bisnis Anda belum dikenal. Oleh sebab itu, hal penting yang bisa Anda lakukan adalah melakukan promosi.

Undanglah teman dan keluarga Anda untuk datang di café kopi milik Anda sesering mungkin. Dengan banyaknya pembeli yang sebenarnya adalah teman dan keluarga Anda sendiri dapat memancing pembeli lain untuk mencoba kopi Anda. Biasanya, patokan keramaian pada sebuah café bisa jadi menandakkan kalau minuman yang disajikan enak sekaligus menawarkan harga yang terjangkau di kantong, atau bisa juga pelayanan yang baik.

Perhatikan Legalitas untuk Perkembangan Usaha

Walaupun Anda membuka café kopi kecil-kecilan, bukan berarti bisnis Anda tidak berpotensi untuk menjadi café yang besar. Jika merek café Anda sudah berhasil, potensi untuk membuka cabang di tempat lain akan menjadi besar.

Café kopi yang mempunyai ciri khas, dan pemasaran yang berhasil akan sangat mudah berkembang ke pasar yang lebih luas lagi. Bisa dengan membuka cabang pribadi atau dengan membuka cabang franchise dengan menyewakan nama café yang sudah dipatenkan. Untuk itu, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengurus legalitas izin usaha. Dengan begitu, perkembangan café Anda bisa dengan mudah membesar.

Konsep Unik Café Kopi Sederhana Untuk Anda Coba

Bagi para penggemar kopi, meminum kopi apalagi bisa meraciknya sendiri adalah ritual yang menyenangkan. Kopi sudah menjadi rutinitas bagi mereka yang menggemari minuman ini. Jika Anda tertarik untuk membuka bisnis café kopi, Anda bisa mencoba konsep unik dan sederhana, yaitu:

  1. Jangan minder menggunakan gerobak sendiri untuk menjual kopi dimanapun Anda mau seperti depan kampus, kantor, pasar, atau tempat ramai lainnya.
  2. Padukanlah batu bata di setiap sudut kedai Anda untuk memberikan kesan hangat dan nyaman.
  3. Sewa tempat kosong di seberang gedung, mall, atau hotel untuk membuka tenda usaha kopi mu, tak lupa desainlah semenarik mungkin tenda untuk café kopi kecil-kecilan Anda.
  4. Manfaatkan ruangan atau halaman rumah Anda untuk memulai bisnis kopi ini.
  5. Anda juga bisa menjajakkan kopi dengan mobil terbuka pada sore hingga malam hari di tempat-tempat ramai seperti depanmall atau tempat-tempat wisata.

BERAWAL DARI MIMPI, MULAI SAJA DULU

Bukan berarti hanya seorang barista yang memiliki potensi untuk mengembangkan mimpi ingin memiliki kedai kopi sendiri. Tiap orang punya kesempatan untuk membangun kedai kopi favorit mereka, hanya saja harus kerja keras untuk mewujudkan mimpi memiliki kedai kopi sendiri.

Paling dasar sebelum memulai bisnis kedai kopi walaupun kecil-kecilan, tapi harus punya pemikiran yang besar. Membekali wawasan diri tentang seluk-beluk hulu dan hilir industri kopi, dapat memudahkan langkah ke depan untuk menentukan keputusan. Siapa pun bisa memiliki kedai kopi, mulai saja dulu.

Terkendala dengan modal usaha untuk memulainya, mungkin pola pikirnya yang berbeda. Mimpi mungkin bisa sama, eksekusinya bisa jadi tak sama. Ada yang memulai membangun kedai kopi lengkap dengan segala interiornya di bulan pertama, tak salah buat yang memiliki modal usaha yang lebih.

Untuk kita yang harus mengoptimalkan modal usaha yang ada, tidak perlu memaksakan diri, pilihlah kebutuhan-kebutuhan yang paling perlu terlebih dahulu kemudian yang lainnya menyusul.

KIOS KOPI ATAU GEROBAK KOPI

Membuka kedai kopi sederhana terbilang susah-susah gampang, hanya perlu dinikmati prosesnya maka muncullah sisi kemudahan dalam proses pengembangannya. Dalam bisnis kedai kopi, menentukan konsep dasar harus dipikirkan dari awal. Apa lagi buat kita yang tidak memiliki lahan untuk dijadikan tempat membangun kedai kopi. Menyewa lahan juga harus menjadi pertimbangan, karena biaya sewa akan masuk pada modal usaha.

Pertimbangkan bagaimana konsep kedai kopi kita berjalan, apakah berbentuk kios atau berbentuk gerobak, dan bagaimana bentuk pelayanan dari kedai kopi juga harus ditentukan. Kedai kopi yang kecil sudah seharusnya melayani pembeli kopi yang ingin dibawa pulang (take away), namun bukan berarti kedai kopi kecil hanya melayani take away secara keseluruhan, menyediakan minimal 1 coffee tableuntuk mereka yang ingin menikmati kopi di kedai tidak ada salahnya.

Dengan konsep gerobak kopi, mungkin yang menjadi pertanyaan dari mana aliran listrik untuk membuat kopi. Pada umumnya, mereka yang memilih konsep gerobak kopi, akan menyewa sumber listrik dari pemilik rumah di mana mereka sewa lahan untuk berjualan kopi.

Namun, jika tidak ingin menggunakan listrik kamu bisa menggunakan kompor gas untuk memanaskan air seduhan, dan bahkan ada beberapa alat kopi espresso tanpa listrik yang sesuai, semisal Flair Espresso, Rok Presso, dan ada Bellman Stove Top untuk membuat steam susunya.

Bagaimana pun konsep kedai kopinya, kios atau pun gerobak, meletakkan coffee table harus melihat apakah ruang mencukupi untuk diletakkan meja dan kursi. Beberapa pemilik kedai kopi ada yang memanfaatkan bar untuk dijadikan tempat duduk juga, guna menghemat penggunaan ruang sehingga masih banyak space untuk pengunjung mengantri atau menunggu pesanan untuk take away.

MANUAL BREW ATAU MESIN ESPRESSO

Untuk langkah awal, memulai kedai kopi sederhana, cobalah pahami modal usaha yang ada, pertimbangkan bagaimana pasar di daerah tersebut apakah seorang penikmat kopi speciality atau penikmat kopi dingin. Jika dengan asumsi pemetaan potensial pengunjung sudah didapatkan, maka menjadi mudah untuk menentukan sebagai langkah awal menggunakan manual brew atau mesin espresso.

Jangan heran jika melihat kedai kopi kecil di negara-negara berkembang walau kecil namun menggunakan mesin espresso yang gahar, tentunya sebelum memulainya mereka sudah mengetahui potensial pengunjung yang akan datang membeli kopi di kedai kopi mereka. Bukan berarti, memulai kedai kopi dengan sajian manual brew menjadi keputusan yang salah. Banyak menu-menu kopi sajianmanual brew yang tak kalah menarik, sebabnya harus memahami potensial pengunjung yang akan datang kelak di kedai kopi milik kita.

Sebagai rekomendasi, umumnya banyak yang mulailah dengan alat manual brew pour-over, dan kemudian bertahap melengkapi koleksi alat seduh lainnya, termasuklah mempertimbangkan kapan kedai kopi telah siap untuk dilengkapi dengan mesin espresso.

PERALATAN WAJIB KEDAI KOPI

Agar semua peralatan digunakan dan tidak terbengkalai saat kedai kopi mulai beroperasi, pilihlah peralatan kopi yang memang dibutuhkan. Jangan sampai, membeli peralatan kopi namun ketika beroperasi malahan tidak digunakan sama sekali. Lalu bagaimana menentukan, apakah peralatan kopi tersebut merupakan kebutuhan atau tidak.

Memudahkan menilai apakah peralatan kopi tersebut adalah sebuah kebutuhan atau tidak, sebagai langkah awal pahami konsep kedai kopi dan menu kopi yang akan disediakan. Berawal dari hal itu, barulah bisa menentukan alat kopi apa yang akan dibeli untuk melengkapi kebutuhan, dan selanjutnya sesuaikan dengan ruang kedai kopi. Tidak mungkin peralatan kopi yang besar jika ruang kedai kopi ternyata tidak mendukung.

Perlengkapan kedai kopi yang wajib misalkan coffee grinder dan scale, kedua hal ini adalah wajib sebagai awal, yang lainnya bisa menyusul di bulan-bulan berikutnya. Sebab tanpa keduanya, untuk menciptakan kopi yang punya karakter rasa yang konsisten akan sulit. Apakah itu manual brew ataupun menggunakan mesin espresso, perlu coffee grinder untuk menentukan size bubuk kopi yang sesuai untuk sajian kopi tertentu, dan scale untuk menghitung bagaimana rasio kopi berbanding air.

Jika dalam konsep menu kopi ada menggunakan sajian kopi dengan susu, haruslah membutuhkan kulkas untuk penyimpanan susu agar tetap segar ketika akan digunakan. Setidaknya, bagaimana pun konsep menu kopi, harus menyediakan minimal 1 jenis alat manual brew, paling umum tiap kedai kopi punya manual brew seperti V60, Syphone dan French Press ketika memulai kedai kopi mereka.

BERSABAR DI BULAN-BULAN AWAL

Memulai kedai kopi sederhana di bulan-bulan awal akan terasa sangat sulit, kedai kopi telah dibuka, namun ekspektasi akan pengunjung yang datang tidak berbanding baik dengan biaya operasional yang sudah dikeluarkan. Haruslah bersabar, dan tidak hanya bersabar dari bulan-bulan awal ini, kita sendiri sebagai barista dan pemilik kedai kopi akan belajar bagaimana memperkenalkan kedai kopi dengan segala cara yang ada.

Di sinilah bulan-bulan awal harus dimanfaatkan untuk menganalisa bagaimana membentuk pasar kedai kopi milik kita, apakah dengan pemasaran di media sosial, atau menggunakan pemasaran konvensional lainnya. Bahkan, di bulan-bulan awal ini, jika ada pengunjung yang datang, mintalah review apa yang kurang dari kedai kopi milik kita.

Tentunya review dari pengunjung yang datang, menjadi tolak ukur untuk mengembangkan kedai kopi kecil ini. Apakah plang kedai kopi terlalu kecil atau tidak terlihat strategis, atau mengenai sajian kopi atau pun mengenai penataan ruang kedai kopi.

Semua hal ini didapatkan di bulan-bulan awal, keseruan mengembangkan kedai kopi ini tidak bisa ditemukan jika membuka kedai kopi langsung besar, tentunya ada jarak antara pengunjung dan pemilik kedai kopi.

Tidak ada salahnya jika memiliki budget berlebih, mengalokasikannya untuk strategi pemasaran bisa menggunakan para influencers untuk memperkenalkan kedai kopi milik kita.

Di era yang serba digital ini, sudah seharusnya memiliki akun instagram, facebook untuk usaha kedai kopi kita, sebab dengan media sosial kita sebagai pemilik usaha dapat selalu keep in touch dengan pelanggan. Tidak hanya itu saja, media sosial juga menjadi sarana tepat untuk mengambil keputusan untuk kedai kopi atau menginformasikan hal-hal menarik kepada pelanggan.

MENGOPTIMALKAN PERENCANAAN KEUANGAN YANG ADA

Paling seru dari memulai kedai kopi sederhana miliki pribadi, adalah mengelola perencanaan keuangan yang harus dioptimalkan seefisien mungkin, sehingga mengajarkan kita untuk memonitor perlengkapan yang ada. Menentukan kapan saat yang tepat menambah persediaan atau membeli persediaan yang baru untuk menu baru.

Setelah mengetahui keuntungan di bulan-bulan awal, maka menentukan proyeksi bulan-bulan selanjutnya sangat mungkin, untuk mengembangkan kedai kopi yang sedang beroperasi. Kapan saatnya membutuhkan bantuan tenaga barista, kapan saatnya menambah interior kedai kopi, atau kapan saatnya menambah peralatan dan perlengkapan kopi yang baru.

LEGALITAS DAN PERKEMBANGAN

Bermulai dari kedai kopi sederhana, bukan berarti tidak berpotensi untuk dikembangkan menjadi kedai kopi yang besar. Merek kedai kopi yang sudah berhasil, berpotensi untuk membuka cabang di tempat lain.

Kedai kopi yang memiliki ciri khas, dan pemasaran yang berhasil sangat mudah untuk berkembang ke pasar yang lebih luas lagi. Apakah itu membuka cabang pribadi, atau membuka cabang franchisedengan menyewakan nama kedai kopi dengan prosedur operasional yang telah dipatenkan.

Oleh karenanya, walau kedai kopi yang sederhana tidak ada salahnya menguruskan legalitas izin usaha, karena izin usaha juga mendukung perkembangan kedai kopi yang sedang dijalanin. Namun hal ini, terpulang bagaimana pemilik kedai kopi menyingkapinya, ada juga yang nyaman tidak membutuhkan izin usaha ada juga yang harus mengurusnya demi kenyamanan kedai kopi ketika beroperasi.

Jika saya boleh menyimpulkan, untuk membuka kedai kopi sebenarnya tidak perlu harus membukanya langsung besar namun bisa saja memulai dari hal kecil, mulai dari sajian-sajian manual brow dan kemudian mengembangkannya di bulan-bulan berikutnya.

Untuk memudahkan kamu menentukan alat kopi yang sesuai ketika memulainya, dari kami ada penawaran-penawaran menarik paket alat kopi yang mungkin sesuai dengan kebutuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here