UKMBERDAYA.COM – Sukses di negeri sendiri sudah biasa, tapi sukses di negeri orang tidak semua orang bisa melakukannya. Edy Ongkowijaya sukses memperkenalkan kuliner Indonesia ke mancanegara di tengah kesulitan hidup yang dialaminya.

Edy Ongkowijaya adalah pemilik gerai D’Penyetz yang menawarkan berbagai menu khas Indonesia. Di antaranya, Ayam Penyet, Ayam Sambal Balado dan Ayam Rica.

Jumlah gerai D’Penyetz sudah mencapai lebih dari 100 dan tersebar di seluruh Indonesia serta beberapa negara lain. Uniknya, tak seperti gerai kuliner khas Indonesia lainnya, perjalanan D’Penyetz justru berawal dari negara tetangga.

Awal Pendirian D’Penyetz oleh Edy Ongkowijaya

D’Penyetz: Kisah Kuliner Nusantara yang Mendunia

Edy Ongkowijaya memulai usahanya dari nol. Ketika itu ia berusia 18 tahun dan diawali sebagai pencuci piring. Pekerjaan ini ia lakukan di sebuah restoran di Singapura ketika ia tengah melanjutkan pendidikannya.

Selain menjadi pencuci piring, ia juga mengajar badminton dan menjadi guru les privat. Beberapa pekerjaan sampingan ini disela masa kuliah harus dilakukan Edy sebagai kewajiban untuk mengirimkan uang kepada keluarganya di tanah air. Ketika itu Edy memiliki dua adik di Jakarta yang harus melanjutkan pendidikannya. Ia juga bertanggung jawab menyediakan uang belanja bagi kedua orang tuanya.

Berada di posisi yang serba sulit di Singapura, nominal uang 50 sen pun sangat berharga baginya. Bahkan, tak jarang ia harus makan seadanya. Setelah menyelesaikan pendidikan di Nanyang Polytechnic pada tahun 2000, ia memutuskan untuk bekerja di restoran. Namun, ia tak bertahan lama dan pria yang pernah putus cinta karena tidak diterima oleh calon mertuanya ini memutuskan untuk berbisnis.

Bisnis pertama yang ia buka adalah franchise Es Teler 77. Bisnis itu sukses namun karena alasan tertentu Edy melepasnya ke orang lain. Lalu, ia bekerja sama dengan temannya untuk membuka gerai Ayam Penyet di Singapura. Namun usaha itu tidak dibarengi dengan manajemen yang baik. Pada akhirnya usaha Ayam Penyet Edy harus tutup.

Baca Juga: Sukses Usaha Dengan Modal Minim

Bisnis D’Penyetz Mulai Dibuka

Tidak putus asa, Edy lalu membuka bisnis baru yang murni ia miliki sendiri. Jenis usahanya masih di bidang kuliner dan diberi nama Dapur Penyet atau D’Penyetz. Usaha ini dimulai Edy pada 2009.

Karena D’Penyetz adalah bisnis pribadi, Edy melakukan semuanya sendiri. Dari mulai mencatat keuangan hingga membuang sampah. Setelah merekrut karyawan, Edy masih menekankan pentingnya kerja keras dan kebersamaan.

“You don’t work for me but you work with me,” ucap Edy seperti dikutip Kontan.

D’Penyetz mulai masuk ke Indonesia pada 2012 dan setahun kemudian mulai di waralabakan. Di tanah air, restoran yang mengusung tagline ‘Brand Mendunia Harga Merakyat’ ini sudah membuka puluhan gerai.

Beragam variasi menu D’Penyetz juga bisa dinikmati di beberapa negara Asia. Selain di Singapura, D’Penyetz bisa ditemukan di Malaysia, Brunei Darussalam dan Myanmar. Pada September 2018, D’Penyetz mulai membuka gerainya di Melbourne, Australia. Selanjutnya restoran ini berencana membuka gerainya di Selandia Baru, Timur Tengah dan Amerika.

Ikuti terus berbagai berita Bisnis UKM , Kuliner, traveling, ulasan strategi digital marketing dan berbagai berita menarik lainnya di UKMberdaya.com ya…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here