Bisnis Ikan Cupang yang Memiliki Prospek Yang Menjanjikan

0
66

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki banyak peminat serta cukup mudah dipelihara untuk budidaya ikan cupang sebenarnya tidak perlu membutuhkan lahan yang luas dan bisa dimulai dengan modal yang kecil sebagai bentuk peluang bisnis dan usaha rumahan.

Ikan air tawar yang hidup di daerah tropis ini banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia sendiri. Pada alam bebas jenis ikan ini akan hidup berkelompok dengan habitat rawa-rawa, telaga, danau, dan sungai yang memiliki perairan arus tenang.

Hal yang istimewa dari ikan cupang ialah memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga mampu bertahan hidup pada lingkungan air dengan oksigen yang minim dengan kemampuan seperti ini tubuh ikan cupang memiliki rongga labirin hampir mirip pada paru-paru manusia.

Tahap tahap untuk budidaya ikan cupang dengan cara paling praktis

Berikut ini ialah langkah langkah yang harus anda persiapkan pada proses membudidayakan ikan cupang dengan metode sederhana dan masih terbilang konvensional, semoga dapat menjadi sumber referensi peluang usaha kecil di rumah anda.

Mengenal jenis ikan cupang

Pada dasarnya spesies ini memiliki 2 jenis yaitu ikan cupang hias dan cupang adu pada jenis ikan cupang hias yang dipelihara dan hanya untuk dinikmati keindahan dalam bentuk serta memiliki corak warna sedangkan jenis cupang adu dipelihara sebagai kompetisi aduan.

Berdasarkan penelitian ilmiah yang telah mencatat lebih dari 73 jenis spesies ikan cupang yang hidup di alam namun tidak seluruh spesies tersebut populer sebagai ikan yang memiliki nilai komersil.

Untuk jenis ikan cupang yang banyak beredar di pasaran ialah berasal dari kelompok splendens complex, yang terdiri dari Betta stiktosBetta mahachaiBetta splendensBetta smaragdina dan Betta imbellis.

Menentukan indukan ikan cupang

Budidaya ikan cupang dapat dimulai dari mendapatkan indukan atau bibit yang berkualitas yang berasal dari keturunan yang unggul dengan kondisinya yang bugar dan terbebas dari penyakit.

Tips membedakan cupang jantan dan betina
Jantan: memiliki gerakan yang lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warna cerah, tubuhnya lebih besar.Betina: memilki gerakan yang lamban, sirip dan ekor lebih pendek, warna kusam, tubuh lebih kecil.

Untuk tahap awal sebelum dilakukan pemijahan pastikan untuk indukan jantan dan betina telah masuk pada fase matang gonad atau siap untuk dikawinkan dengan ciri ciri sebagai berikut:

Untuk cupang jantan:

  • Berumur minimal 4 sampai 8 bulan
  • Memiliki bentuk badan yang panjang
  • Siripnya panjang indah dan coraknya terang atraktif
  • Pastikan mampu bergerak agresif dan lincah

Untuk cupang betina:

  • Telah berumur minimal 3 hingga 4 bulan
  • Bentuk badan tampak membulat dengan bagian perut cenderung buncit
  • Memiliki sirip pendek dengan warna agak kusam tampak tidak menarik
  • Begitu juga dengan gerakannya yang lebih lambat

Tahap pemijahan ikan cupang

Sediakan wadah dari stoples plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm sebagai tempat ikan cupang jantan dan kemudian ikan cupang betina yang di taruh pada gelas palstik lanya terpisah dulu dengan sang jantan.

Baca juga: 21 Peluang Usaha Terbaik dan Menjanjikan

Untuk sekali masa perkawinan ikan cupang dapat menghasilkan ribuan butir telur yang akan menetas dalam kurun waktu 24 jam setelah dibuahi. Namun untuk tingkat kematian benih ikan cupang terbilang cukup tinggi sehingga untuk satu kali masa kawin umumnya hanya bisa diperoleh 30 sampai 50 ikan cupang dalam kondisi hidup.

Proses pemijahan ikan cupang:

  • Siapkan aquarium dan tempat pemijahan kemudian isi dengan air bersih setinggi 10 sampai 15 cm lebih baik mengunakan air sungai alami lalu biarkan mengendap terlebih dahulu sebelum ikan dimasukkan. Tidak disarankan memakai air PAM yang mengandung kaporit.
  • Masukkan tanaman air dan tidak perlu terlalu padat yang nantinya akan menjadi tempat unutk berlindungnya burayak.
  • Berikutnya memasukkan ikan cupang pejantan yang sudah siap kawin dan biarkan pejantan berada didalam wadah selama sehari dan pejantan nantinya akan membuat gelembung-gelembung udara sebagai tempat untuk menyimpan telur setelah dibuahi. Agar pejantan bereaksi untuk menciptakan gelembung, maka masukkan ikan cupang betina secara terpisah didalam gelas kaca atau plastic tadi namun tetap berada di dalam aquarium sang jantan.
  • Apabila gelembung sudah dibuat oleh pejantan, kemudian masukkan indukan betina waktu paling ideal untuk pemijahan ikan cupang terjadi sekitar pukul 7 sampai 10 pagi dan pada pukul 4 sampai 6 sore dan jauhkan dari keramaian karena akan mengganggu proses pemijahan.
  • Ketika pembuahan telah terjadi segera angkat indukan betina hal ini merupakan sidat alami pejantan ikan cupang yang akan menjaga anak hingga tumbuh dengan cara memunguti telur yang sudah dibuahi.
  • Dalam waktu satu hari telur akan menjadi burayak hingga selama 3 hari tidak perlu diberikan pakan sebab masih memiliki nutrisi alami yang terbawa dalam telur ikan cupang jantan.
  • Setelah melewati masa tiga hari sejak telur menetas, langkah berikutnya ialah memberikan kutu air (moinaatau daphnia) dan usahakan diberi sedikit saja dan tidak sampai mengotori area penetasannya.
  • Indukan jantan sebaiknya diambil pada saat burayak telah berumur 2 minggu sejak menetas dan pindahkan burayak ke wadah dengan kapasitas yang lebih besar lalu berikan kutu air dengan ukuran lebih besar.
  • Memasuki umur 1,5 bulan, ikan cupang dapat dipilah berdasarkan jenis kelaminnya dan dapat dipindah dalam wadah pembesaran.

Pemberian pakan ikan cupang

Kutu air makanan paling special yang dapat diberikan pada ikan cupang selain cacing sutera serta larva nyamuk untuk pemberian pakan sebaiknya dilakukan lebih sering antara 3 hingga 4 kali perharinya.

Metode perawatan ikan cupang

Karena memiliki daya tahan tubuh yang kuat, maka ikan cupang bisa dipelihara dalam akuarium tanpa harus menggunakan aerator namun tetap disarankan agar selalu menjaga kualitas air dengan cara memberinya aerasi serta pemasangan filter pembersih. Hal ini bertujuan supaya perkembangan ikan cupang lebih sempurna serta selalu dalam kondisi bugar.

Hal yang paling perlu diperhatikan adalah tidak dianjurkan menempatkan lebih dari satu ikan cupang jantan dewasa dalam satu wadah atau akuarium. Sifatnya yang agresif memungkinkan ikan tersebut akan saling menyerang sesamanya sehingga akan berdampak pada sirip-siripnya yang tidak mulus lagi serta warnanya kurang optimal.

Untuk jenis ikan cupang aduan lebih baik ditempatkan ke dalam toples kaca kecil dan jangan meletakkan stoples ikan jantan secara berdekatan karena ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi menyerang sampai membenturkan dirinya ke kaca. Disarankan memasang sekat tidak transparan di antara wadah wadah tersebut.

Penggantian air dalam wadah harus dilakukan secara berkala ketika ada penumpukan kotoran dan sisa pakan yang sudah mengendap pada dasar wadah. Jika endapan sudah berlebihan akan memicu timbulnya pencemaran air sehingga rawan menjadi sumber penyakit pada ikan cupang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here