Apakah Kamu Seorang Workaholic Atau Hard Worker?

UKM BERDAYA – Dalam dunia kerja, tentunya kita sering mendengar dua istilah ini. Kebanyakan orang beranggapan bahwa hard worker atau pekerja keras cenderung mengarah ke perilaku positif, sementara workaholic atau pecandu kerja mengarah ke perilaku negatif. Apa aja yang membedakan keduanya? Yuuk simak perbedaan tersebut :

1. Sistem Kerja

Workaholic diibaratkan seperti orang yang terkena zat adiktif sehingga kecanduan untuk bekerja. Seorang workaholic rela mengorbankan dirinya hanya untuk bekerja. Sementara hard worker memiliki etos kerja yang tinggi dan masih punya waktu untuk memanjakan dirinya.

2. Waktu Kerja

Seorang workaholic cenderung menghabiskan waktu kerja yang lebih lama ketimbang pekerja keras. Dengan begitu, waktu mereka tersita dengan kerjaan. Lain halnya dengan hard worker. Ia akan menghabiskan waktu kerja sebagaimana yang ditetapkan sebelumnya. Selain itu, workaholic sering mengabaikan kesehatannya, sedangkan pekerja keras cenderung bekerja giat tanpa melalaikan kesehatan.

BACA : UKM Online & Offline Akan Dikenakan Pajak 0,5%

3. Batasan Kerja

Pekerjaan membuat si workaholic bahagia. Tanpa pekerjaan, ia akan selalu merasa cemas dalam menjalani hari-harinya. Ia senang menghabiskan jadwal liburnya untuk bekerja, bahkan untuk lembur. Berbeda dengan hard worker yang tahu kapan harus bekerja dan kapan harus berhenti. Hal ini tentunya membuat workaholic lupa membagi waktu untuk keluarga, sementara hard worker bisa membagi waktu antara bekerja dan bersosialisasi.

4. Tingkat Ambisius

Workaholic “sangat” ambisius untuk mencapai target yang ditetapkan sebelumnya. Jika target tersebut engga tercapai, ia akan stres. Berbeda dengan hard worker yang lebih realistis. Jika engga mampu meraih target, ia akan berusaha memperbaiki diri. Ia akan menerima segala bentuk kegagalan dan belajar untuk lebih baik lagi ke depannya.

(source : www.kompas.com)

Nah, setelah melihat empat poin di atas, kamu termasuk yang mana nih?  Dalam men jalankan Bisnis apalagi sedang membangun bisnis harus memiliki sikap yang tepat ya… (UKM/C)

BACA : 5 Keuntungan Memakai Endorsement Instagram Untuk Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here