8 Tips Memulai Bisnis Warung Kopi

0
9

Pada tahun 2017-2018, Indonesia berada di posisi keempat setelah Kolombia dalam daftar 10 negara dengan produksi kopi terbesar di dunia.

Dengan potensi sebesar itu, selain mengimpor, usaha warung kopi ialah jawaban untuk memaksimalkan produksi biji kopi kita. Bagaimana caranya memulai bisnis yang menguntungkan? Simak beberapa tips berikut ini!

  1. Buat Rencana Bisnis yang Solid

Langkah pertama sebelum memulai bisnis ialah dengan cara membuat rencana bisnis. Rencana ini meliputi beberapa hal penting seperti:

  • Apa konsep yang ingin Anda tawarkan?
  • Bagaimana cara Anda mendapatkan keuntungan?
  • Siapa yang menjadi target pasar Anda?
  • Sudahkah Anda memeriksa siapa saja pesaing Anda?
  • Bagaimana strategi promosi yang akan Anda lakukan?

Poin pertama menjadi pertimbangan paling penting sebagai fondasi bisnis Anda. Kenapa? Saat ini sudah banyak warung kopi dengan berbagai konsep.

Jika Anda tidak bisa menyajikan sesuatu yang berbeda, Anda mungkin akan sulit bertahan di tengah gempuran pasar yang semakin kompetitif.

Bingung menentukan bagaimana konsep yang cocok untuk bisnis Anda? Ada beberapa model usaha warung kopi yang bisa jadikan referensi sebagai berikut ini:

  • Kios Kopi. Menggunakan mesin kopi dan booth kecil, Anda bisa menjual kopi pada orang-orang yang lewat/para commuter dengan sistem takeaway
  • CoffeehouseCoffeehouse merupakan model usaha kopi yang muncul dan semakin meluas keberadaannya semenjak Starbucks berdiri dengan konsep ini yang sekarang banyak digunakan oleh para pengusaha kopi. Anda harus lebih kreatif dengan menyajikan sesuatu yang berbeda agar bisa tampil menonjol
  • Café Bistro. Model bisnis satu ini tidak hanya mengandalkan kopi yang enak saja tetapi juga makanan yang kualitas tinggi dan harga terjangka cafe bistro juga biasanya menyediakan hiburan (seperti live music dll)
  • Coffee Roaster. Macehat merupakan salah satu contoh usaha coffee roaster sukses dari Medan dengan konsep bisnisnya dengan menyediakan biji kopi roasting berkualitas. Targetnya bukan hanya individu pencinta kopi tapi juga kafe yang memerlukan biji kopi hingga restoran dan super market. Mereka juga membuka kafe di mana pembeli biasa mencicipi racikan kopi secara langsung untuk model bisnis seperti ini, pastikan bahwa Anda memiliki koneksi langsung ke petani atau setidaknya produsen biji kopi yang terpercaya.

Itu hanya beberapa contoh model usaha kopi dan bagaimana cara pengembangan bagaimana cara Anda mengeksekusi juga memengaruhi berhasil atau tidaknya bisnis Anda.

  1. Temukan Lokasi yang Tepat

Usaha apapun, memerlukan lokasi yang tepat untuk bisa berhasil Anda mungkin sudah mengincar sebuah pusat perdagangan atau bisa jadi ada tempat dekat kampus yang Anda anggap cocok dengan target pasar Anda yakni mahasiswa. Lakukan riset kecil yang mengenai bagaimana pola konsumsi calon pelanggan Anda dan apakah ada kompetitor di wilayah tersebut.

Jack Wilson, pemilik Radio Coffee and Beer, Texas mengakui bahwa menemukan tempat yang tepat tidak bisa dilakukan dalam satu hari saja dia bersama timnya menyusuri kota dan bahkan sampai menghitung berapa banyak orang yang melintas di wilayah itu. Wilson juga sengaja mencari bangunan bekas restoran agar dia tidak perlu membangun kafenya dari awal tips dan trik ini bisa coba Anda terapkan untuk menemukan lokasi terbaik untuk bisnis Anda.

Baca juga: Buka Cafe Kopi Kecil-Kecilan Berikut Tips Cara Memulainya

  1. Buat Pembagian dalam Bangunan dengan Baik

Anda mungkin hanya ingin membuka usaha warung kopi kecil-kecilan tapi sekecil apa pun itu, Anda harus mengatur pembagian ruang agar semua aktivitas bisnis bisa berjalan dengan baik.

Berapa banyak kursi yang Anda butuhkan? Apakah tersedia cukup ruang untuk pembeli mengantre? Bagaimana dengan ruang gerak karyawan menuju gudang dan tempat penyimpanan, apakah cukup fleksibel?

Selain itu, posisi di mana Anda meletakkan barang-barang juga sangat penting. Bayangkan skenarionya: Anda ingin membuat kopi, benda apa saja yang sebaiknya ada di dekat Anda?

  1. Gunakan Tenaga Profesional

Jika anda sudah memikirkan dengan matang bagaimana bisnis Anda akan berjalan tetapi untuk mengeksekusinya, butuh sentuhan tenaga profesional di dalamnya.

Jika Anda ingin menampilkan konsep sebagai kekuatan daya jual usaha warung kopi Anda, maka untuk investasikan dana lebih dengan menyewa seorang desainer interior.

Satu hal lagi yang kerap diabaikan oleh pengusaha pemula ialah salah dalam memperhitungkan pengeluaran sehingga bujet yang disiapkan tidak cukup dan salah satu saran yang diberikan oleh Wilson ialah dengan gunakan jasa akuntan profesional.

  1. Lakukan Riset dengan Baik

Tidak hanya untuk berbelanja kursi atau mesin kopi, tetapi sebelum anda memulai bisnis hendaknya sudah tahu supplier mana yang menyediakan coffee bean dengan harga yang lebih murah dengan kualitas yang baik dan rajin-rajinlah untuk melakukan riset harga.

Untuk furnitur dan perlengkapan lain, Anda bisa melakukannya dengan cara mengecek harga secara online dan bisa juga dengan cara berjalan dari satu toko ke toko lain untuk membandingkan harga.

Sebagai bagian paling vital dari usaha warung kopi Anda ialah menemukan supplier bahan baku yang berkualitas bukan perkara mudah.

Apalagi jika Anda sama sekali baru dalam bidang ini Anda bisa mencari saran dari orang-orang terdekat atau dari kenalan yang sudah memiliki pengalaman terlebih dahulu terjun ke bisnis ini.

Baca juga: Tips Bisnis Kopi Modal Kecil Untuk Pemula

  1. Bangun Jaringan Seluas Mungkin

Tidak ada nelayan sukses yang tidak pernah ke laut begitupun dengan pebisnis. Ingin membuka warung kopi, Anda tentu harus punya pengalaman mengunjungi tempat-tempat ngopi yang ada di sekitar Anda. Setidaknya ke kafe yang memiliki konsep yang kurang lebih mirip dengan yang sedang Anda rencanakan selain untuk keperluan riset, Anda bisa sekalian membangun hubungan dengan owner.

Kalau Anda pintar beramah-tamah, bukan tidak mungkin mereka akan membagikan pengalamannya lebih bagus lagi, kalau dari mereka Anda bisa menemukan jaringan yang lebih luas lagi.

Jaringan bukan hanya berhubungan dengan orang-orang yang Anda anggap posisinya berada di atas. Membangun jaringan dengan lingkungan sekitar, termasuk dengan calon pelanggan akan sangat membantu perkembangan bisnis Anda.

Bergabunglah dengan acara amal di sekitar tempat usaha Anda tunjukkan diri dan eksistensi bisnis Anda, dengan begitu, akan ada semakin banyak customer yang bisa Anda tarik.

  1. Mulai Pemasaran Sebelum Warung Anda Buka

Kalau Anda berpikir strategi marketing baru bisa dijalankan ketika kafe sudah buka, maka Anda sudah ketinggalan jauh di belakang jika Anda ingin publik merasa tertarik untuk datang di hari opening, lakukan promosi jauh-jauh hari sebelum pembukaan. Beberapa opsi pemasaran murah yang bisa Anda coba antara lain:

  • Membagikan kopi gratis melalui beberapa toko yang ada di sekitar Anda dengan selembar flyer untuk berpromosi
  • Membuat akun media sosial. Ini merupakan opsi promosi yang mudah, murah dan efektif
  • Menghadiri event lokal, bagikan sampel kopi sebelum hari pembukaan
  • Bagikan kupon ke masyarakat yang ada di sekitar dengan cara promo khusus di hari pembukaan.

Baca juga: Buka Usaha Warkop Cukup Modal 5 Juta

  1. Jangan Mempekerjakan Terlalu Banyak Karyawan

Sebuah bisnis pasti akan berjalan dengan bantuan banyak pegawai. Tapi untuk permulaan, ada baiknya Anda tidak memaksakan diri merekrut terlalu banyak orang.

Untuk satu bulan pertama, jika ada gunakan jasa teman-teman dekat atau keluarga. Perlahan-lahan, barulah pekerjakan pegawai baru untuk membantu.

Mencari pegawai berpengalaman bisa menjadi sesuatu yang sulit. Sebaik apapun performa calon staf Anda saat wawancara, Anda tidak tahu apakah dia cocok dengan posisi yang Anda butuhkan.

Perhatikan kinerjanya dengan baik dan jangan ragu untuk memberhentikan mereka jika ternyata kehadirannya tidak membantu. Sebaliknya, beri apresiasi lebih jika ternyata staf baru Anda mampu melampaui ekspektasi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here