6 Tips yang Bisa Diterapkan Pada Bisnis Layanan Profesional

0
31

Bisnis layanan profesional merupakan salah satu tipe bisnis yang cukup digandrungi pada tahun 2018 dan salah satu alasannya ialah dengan jumlah permintaan yang tinggi terhadap bisnis jasa, layanan, dan profesional.

Beberapa di antaranya ialah jasa titip barang, jasa menjahit, fotokopi, sewa kendaraan, percetakan, dan konsultansi dan dari keenam jenis bisnis ini disebut-sebut sebagai jenis bisnis yang paling digandrungi pada tahun 2018. Berikut ini 6 tips yang bisa diterapkan pada bisnis layanan profesional Anda:

  1. Cermat memilih target pasar

Pertanyaan pertama yang perlu Anda pikirkan ialah: “siapa yang akan menggunakan jasa atau layanan saya?” Ini bisa Anda jawab dengan membuat segmentasi usia dari calon pembeli Anda: anak kecil, dewasa, atau orang tua dan setelah Anda sudah memilah target pasar Anda, barulah Anda bisa masuk ke langkah selanjutnya, yaitu menjual produk utama.

Kebutuhan anak kecil tentu akan sangat berbeda dengan kebutuhan orang dewasa. Apa yang Anda tawarkan harus berdasarkan kebutuhan pasar Anda ini. Langkah ini akan menentukan apakah cakupan pelanggan Anda akan semakin luas atau justru akan semakin sempit, jika Anda sudah keliru dalam menentukan pasar Anda, maka Anda telah gagal dalam merencanakan strategi bisnis.

  1. Tentukan platform media sosial yang akan digencarkan

Pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan penjualan bisnis layanan profesional Anda juga krusial, khususnya setelah segmentasi pasar Anda telah ditentukan pada tahun 2018, ada berapa banyak media sosial yang ada? Dan seberapa jauh media sosial tersebut membantu bisnis Anda untuk berkembang dari segi brand-nya?

Salah satu media sosial yang cukup digandrungi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis mereka ialah Instagram tampilan yang simpel dan bersih tidak memusingkan mereka untuk mengunggah foto yang terbaru dan menulis caption yang mendeskripsikan foto tersebut dengan menarik dan tidak hanya itu saja, fitur tagarnya juga dianggap sangat berguna untuk meningkatkan visibilitas akun bisnis Anda di halaman Explore.

  1. Sediakan layanan yang lebih baik dan lebih unggul sebagai nilai jual utama

Nilai jual yang cukup menonjol dari bisnis layanan profesional ialah,  pelayanannya dengan pelayanan yang baik dan memuaskan tentu akan membuat pelanggan ingin terus kembali datang ke toko Anda. Namun, akan menimbulkan sebuah pertanyaan: “kalau Anda hanya mengunggulkan pelayanan yang biasa-biasa saja, apa bedanya Anda dengan bisnis layanan profesional lainnya? Toh, mereka juga memberikan layanan yang sama bagusnya dengan pelayanan Anda.”

Itulah mengapa Anda harus memberikan layanan yang lebih baik dan lebih unggul. Apa maksudnya? Anda harus memastikan bahwa Anda harus mengambil tanggung jawab penuh atas kepercayaan pelanggan. Ini bisa dilakukan dengan menawarkan barang yang berkualitas dan patut dibeli. Misalnya, jika Anda memiliki usaha menjahit, maka Anda harus memastikan bahwa barang pelanggan yang Anda jahit harus kembali dengan keadaan yang layak dan bersih. Tidak ada lagi, misalnya, bekas jiplakan tangan atau noda-noda yang menempel saat Anda sedang menjahit.

Baca juga: 5 Usaha Untuk Mengisi Masa Pensiun Anda 

  1. Manfaatkan keuntungan kartu kredit, tidak melulu tunai

Dalam bisnis layanan profesional, Anda tidak harus mengandalkan jenis pembayaran dengan uang tunai. Mengapa? Karena sering terdapat kondisi di mana pelanggan lupa membawa uang tunai karena sedang mengerjakan hal yang lain mari kita ambil contoh dengan usaha jahit-menjahit tipikalnya, segmentasi pelanggan yang menjahit adalah ibu-ibu, dan banyak dari mereka yang akan mengambil hasil jahitannya setelah pulang dari pasar atau menjemput anaknya dari sekolah. Kondisi yang “sambil lalu” seperti ini tentu tidak bisa luput bahwa mereka tidak sedang memegang uang yang cukup di dompetnya.

Dengan begitu, Anda sebagai pelaku usaha layanan profesional juga bisa memanfaatkan tipe pembayaran yang “terima dulu bayar nanti” atau kerap juga disebut dengan rain check dengan cara yang ampuh ialah dengan memanfaatkan fasilitas kartu kredit, hanya jika Anda selaku merchant telah bekerjasama dengan bank penerbit kartu kredit atau aplikasi kartu kredit digital. Biasanya juga, mereka menawarkan harga khusus dari produk atau layanan yang dijual. Menarik, bukan? Anda untung, pelanggan juga untung!

  1. Tawarkan promosi dengan berbagai keuntungan menarik

Bicara soal harga khusus, pemasangan promo juga bisa menjadi strategi efektif untuk bisnis layanan profesional Anda dan dengan mengambil contoh dari jahit-menjahit, jika pelanggan Anda sering menjahit pakaian dalam jumlah yang akan relatif banyak, maka Anda bisa memasang program promosi, misalnya, “Jahit 10 kali, Gratis Jahit 1 kali.”

Bentuk promosi yang bersifat menguntungkan tentu akan membuat pelanggan Anda terus menjahit di tempat Anda dibandingkan di tempat menjahit yang lain, terlepas dari seberapa lebih baik pelayanan yang diberikan tempat lain tersebut dan Anda juga bisa menawarkan berbagai keuntungan seiring dengan dipasangnya promo tersebut.

  1. Buat program loyalitas

Melanjutkan poin 3 di atas, program loyalitas ialah cara yang bisa Anda gunakan untuk meraih citra positif dari pelanggan dengan program loyalitas, Anda bisa mengelola jumlah poin atau reward yang Anda inginkan untuk pelanggan. Anda juga perlu mengatur kira-kira bagaimana poin-poin yang mereka dapatkan bisa di-redeem dengan cepat dan mudah dan yang terpenting, Anda harus memikirkan bagaimana program loyalitas yang Anda pasang ini bisa membuat pelanggan Anda terus datang kembali ke tempat Anda dan meraih poin atau keuntungan sebanyak-banyaknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here