6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan

0
143
6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan

Museum jadi alternatif untuk berlibur kalian disaat musim hujan. Tidak ada alasan untuk tidak berlibur dong ya pastinya. Di museum kalian bakal menemukan berbagai pengetahuan mulai dari aspek sejarah dan seni. Museum jadi alternatif untuk dikunjungi dari berbagai kalangan usia. Berikut ada enam museum yang bisa jadi pilihan untuk dikunjungi.


1. Museum Gajah (Jakarta)

6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan

Museum Nasional atau Museum Gajah hadir sebagai salah satu alternatif wisata museum. Berdiri di tengah pusat Jakarta, Museum Gajah menawarkan wisata budaya dan sejarah yang edukatif.

Berbagai benda-benda prasejarah yang dipamerkan mulai dari zaman batu seperti: artifak, fosil, menhir, arca-arca kuno, prasasti, barang kerajinan dan senjata  purba yang berasal dari pelosok Nusantara. 

Untuk tiket masuk, Anda cukup membayar Rp5 ribu untuk dewasa dan Rp2 ribu untuk anak-anak. Sementara bagi rombongan atau grup minimal 20 orang yaitu dewasa dikenakan tarif Rp3.000 dan anak-anak Rp1.000. Turis luar negeri baik anak-anak atau dewasa dikenakan biaya Rp10.000.

Untuk hari kerja Selasa-Jumat, Anda diperbolehkan berjalan-jalan pada pukul 08.00-16.00 WIB. Weekend, Sabtu dan Minggu, pengunjung bisa datang pada pukul 08.00-17.00 WIB. Namun pada hari Senin museum akan tutup begitu pula dengan hari libur nasional.

2. Museum Benteng Vredeburg (Yogyakarta)

6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan

Benteng yang dibangun pada tahun 1765 oleh Pemerintah Belanda ini digunakan untuk menahan serangan dari  Kraton Yogyakarta. Museum dengan luas kurang lebih 2100 meter persegi  ini mempunyai beberapa koleksi antara lain:- Bangunan-bangunan peninggalan Belanda, yang dipugar sesuai bentuk aslinya. Diorama-diorama yang menggambarkan perjuangan sebelum Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan masa Orde Baru. Koleksi benda-benda bersejarah, foto-foto, dan lukisan tentang perjuangan nasional dalam merintis, mencapai, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan Indonesia.

Museum ini bisa dikunjungi di hari Selasa-Jumat, pada pukul 08.00-16.00 WIB. Ketika hari Sabtu dan Minggu, pengunjung bisa datang pada pukul 08.00-17.00 WIB. Namun pada hari Senin museum akan tutup begitu pula dengan hari libur nasional.

Untuk tiket masuk, Anda cukup membayar Rp 3 ribu untuk dewasa dan Rp 2 ribu untuk anak-anak. Sementara bagi rombongan yaitu dewasa dikenakan tarif Rp 2.000 dan anak-anak Rp 1.000. Turis luar negeri baik anak-anak atau dewasa dikenakan biaya Rp10.000.

Baca juga: Liburan Asik di Blue Point Beach Bali

3. Museum Sepuluh November (Surabaya)

6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan


Salah satu museum bersejarah di Indonesia adalah museum Sepuluh November yang termasuk Museum jadi alternatif selanjutnya terletak di komplek Tugu Pahlawan, Surabaya.  Museum yang diresmikan tahun 2000 ini memiliki 2 lantai. Lantai 1 diisi dengan pameran patung-patung yang menggambarkan perjuangan rakyat pada 10 November dan ruang auditorium. Sedangkan, lantai 2 berisi ruang pameran senjata, foto-foto dokumenter dan koleksi peninggalan Bung Tomo. Tidak sampai disitu saja, museum ini juga memiliki ruang-ruang diorama yang menggambarkan kejadian 10 November 1945.

Museum ini juga memiliki interior yang modern dan penataan yang apik, sehingga tidak heran jika banyak pengunjung yang suka mengambil foto mereka di sudut-sudut museum ini.

Jam Buka Museum Tugu Pahlawan & Sepuluh Nopember :

Selasa – Jumat pukul 08:00 – 14:30, Sabtu – Minggu yaitu pukul 08:00 – 13:30, Sedangkan hari Senin dan hari libur nasional Tutup. Seperti dua museum sebelumnya, harga tiket masuk sangat murah. Cukup menyediakan uang sebesar 2000 rupiah.

4. Museum Angkut (Batu Malang)

6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan

Museum jadi aternatif lainnya yaitu di Batu, Malang. Salah satu destinasi wisata favorit adalah Museum Angkut Malang yang menyajikan banyak sekali alat transportasi yang ada di seluruh dunia dari zaman dahulu hingga sekarang.

Bagi yang belum tahu nih, Museum Angkut ini diambil dari kata angkutan atau alat transportasi. Jadi, bisa dibilang ketika lo mengunjungi Museum Angkut Malang, lo akan dibawa ke zaman dahulu bagaimana alat transportasi ini menjadi salah satu penemuan paling berpengaruh di dunia. Kemudian dengan berkembangnya teknologi, angkutan umum di seluruh dunia ini juga berubah.

Nggak hanya itu, di Museum Angkut ini nggak sekadar menyajikan sebuah mobil di dalam atau di luar ruangan, tetapi lo juga bisa sekaligus melihat ambience yang keren banget. Ada beberapa tema yang dapat lo lihat di Museum Angkut Malang, misalnya tema Eropa dan tema Hollywood. Nah, di dalam artikel kali ini akan dibahas apa aja sih yang ada di dalam Museum Angkut, harga tiket, jam buka, sampai apa aja hal menarik yang harus lo kunjungi ketika berada di museum ini.

Harga tiket Museum Angkut Batu Malang  Hari Senin-Kamis (weekdays)  : Rp. 70.000,- dan Hari Jumat-Minggu (weekend) : Rp. 100.000,-. Jam operasional dari Museum Angkut Malang: 12:00WIB – 20:00WIB

5. Museum Kata Andrea Hirata (Belitung)

6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan

Di Museum Kata Andrea Hirata kalian akan belajar banyak hal tentang sastra ala Museum Kata Andrea Hirata yang unik! Buat yang belum tahu, Andrea Hirata adalah seorang novelis dan sastrawan yang dikenal dengan rilisan Laskar Pelangi ini. Tangan emasnya pun lah yang membuat novel Laskar Pelangi sukses terjual lebih dari lima juta kopi dan filmnya sempat merajai box office Tanah Air. Nah, sebagai rasa terima kasihnya kepada Belitung, kampung halamannya, pria lulusan Universitas Paris ini meluncurkan museum kata di Belitung pada 2010 lalu. Sebagai satu-satunya museum jadi alternatif selanjutnya adalah sastra yang ada di Indonesia, Museum Andrea Hirata nggak pernah sepi pengunjung dalam maupun luar negeri.

6. Museum Geologi (Bandung)

6 Museum Jadi Alternatif Wisata Saat Musim Hujan

Museum Geologi Bandung adalah sebuah museum yang sudah menjadi bangunan bersejarah di kota Bandung, sehingga menarik minat banyak wisatawan. Museum yang dilindungi dan dirawat oleh pemerintah ini dibangun pada tanggal 16 Mei 1928 dan sempat direnovasi dengan dana bantuan dari Jepang sehingga saat ini tetap dalam kondiri baik sebagai tempat wisata yang layak dikunjungi di Bandung. Setelah renovasi, Museum Geologi Bandung dibuka kembali oleh Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000.

Selain sering mendapatkan kunjungan wisata, Museum jadi alternatif adalah Museum Geologi Bandung juga sering kali menjadi tempat tujuan study tour sekolah-sekolah yang berlokasi di kota Bandung dan sekitarnya. Hal ini dikarenakan koleksi yang dimiliki Museum Geologi Bandung sangat berguna untuk pendidikan serta mempunyai nilai-nilai sejarah kehidupan dan pelestarian alam yang sangat mendidik. Koleksi yang dimiliki oleh Museum Geologi Bandung yaitu bebatuan, fosil, dan mineral. Di tempat ini pengunjung juga dapat mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan bencana alam, bumi, pemanfaatan sumber daya dengan benar, cara mengolah energi, dan lain-lain.

Harga tiket masuk Museum Geologi Bandung adalah 2.000 Rupiah untuk pelajar, 3.000 Rupiah untuk wisatawan lokal, dan 10.000 Rupiah untuk wisatawan asing.

Museum Geologi Bandung buka dari jam 9 pagi sampai dengan 15.30 sore pada hari Senin sampai Kamis, dan jam 9 pagi sampai dengan jam 13.30 siang pada hari Sabtu dan Minggu. Museum ini tutup setiap hari Jumat dan hari libur nasional.

Nah, itulah 6 museum jadi alternatif liburan kamu. Musim hujan jangan takut untuk berlibur ya guys.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here