13 Contoh Usaha Waralaba franchise makanan

0
177

Usaha Waralaba atau dikenal dengan usaha franchise ialah sebuah bisnis yang tengah mengalami kemajuan yang signifikan. Hal ini sejalan dengan semakin bertambahnya kesadaran penduduk Indonesia yang memang ingin berwirausaha.

Usaha waralaba ini memiliki sebuah konsep bisnis yang saling menguntungkan dimana perusahaan yang memiliki usaha waralaba bisa mendapatkan keuntungan beberapa persen dari pembelian seperangkat usaha waralaba tersebut.

Singkatnya, bisnis ini sama halnya dengan reseller atau dropship yaitu menjual produk orang lain. Hanya saja untuk usaha waralaba ini biasanya sudah memiliki seperangkat tools bisnis yang lengkap. Tugas pelaku usaha adalah menyediakan tempat dan mau mengelola usaha tersebut.

Jika kamu tertarik untuk membuka usaha waralaba ini maka diperlukan modal untuk memulainya. Modal yang kamu keluarkan pun bervariasi ada yang memang besar ada pula yang bermodal kecil dan menguntungkan.

Lalu, apa saja contoh usaha waralaba modal kecil dan menguntungkan yang bisa kamu jalankan? Ini Dia ulasannya!

A. Usaha Waralaba Makanan

Selain minuman, usaha waralaba makanan pun cukup banyak ditemukan bisa dibilang usaha makanan ini sangat menjanjikan dan juga menguntungkan.

Jenis makanan yang ada diwaralaba pun beraneka ragam dari mulai makanan ringan ataupun berat. Belakangan ini para artis ibu kota membuka usaha serupa dengan membuat konsep makanan yang cukup unik.

Adapun usaha waralaba makanan yang dimaksud ialah sebagai berikut:

1. Ayam Tepung Goreng atau Fried Chicken

Seperti yang diketahui bersama, ayam tepung di Indonesia ini bukan sesuatu yang aneh. Sudah banyak para pelaku bisnis tersebut dari mulai yang bertaraf internasional maupun nasional.

setiap usaha waralaba ayam dengan nama-nama berbeda tersebut tetap menjadi andalan di tengah masyarakat Indonesia. Contoh usaha waralaba tersebut seperti Sabana, D’besto, Labaik Chicken, hisana Crispyku, Kuku Kriyuk, dan lain sebagainya.

Masing-masing brand tersebut memiliki modal usaha yang berbeda dimulai dari Rp 3,000,000 hingga Rp 15,000,000

2. Kebab

Kebab merupakan makanan yang berasal dari timur tengah. Berbahan dasar roti khas timur tengah yang didalamnya berisi daging kambing atau sapi, sayuran, mayonaise, saos, dan toping lainnya sesuai dengan selera.

Kebab tersebut rupanya sudah menjadi makanan favorit di Indonesia sehingga banyak orang yang menjual makanan tersebut.

Baca Juga: 20 Usaha Makanan Ringan Yang Dapat Dititipkan Di Warung-Warung

Seperti halnya bisnis usaha waralaba ayam goreng, bisnis makanan kebab tersebut banyak ditemui di pusat perbelanjaan atau di komplek-komplek perumahan dengan merk yang berbeda-beda.

Tentunya hal ini telah membuktikan bahwa usaha waralaba kebab pun sudah menjadi bisnis yang menjanjikan dan juga menguntungkan.

Contoh nama merk kebab yang cukup familiar yang di Indonesia ialah kebab baba rafi yang ada di Bandung, kebab corner, kebab ali baba, arofah kebab, kebobs, hafiz kebab, dan lain-lain.

Untuk memulai usaha warlaba ini juga memang bervariasi harga dimulai dari Rp 3,000,000 hingga ratusan juta. Tergantung perusahaan mana yang akan kamu pilih untuk menjadikan mitra usaha.

3. Sosis Bakar

Sosis merupakan makanan yang terbuat dari daging sapi yang diolah menjadi makanan yang enak. Biasanya sosis ini menjadi makanan cemilan untuk kalangan anak-anak hingga dewasa.

Sosis pun saat ini cocok untuk dijadikan usaha waralaba karena peminatnya yang memang cukup banyak. Penyajian sosis pun berbeda bisa di bakar maupun digoreng. Harga untuk satu sosis pun beragam dimulai dari Rp 1,000 hingga Rp 15,000 tergantung dengan kualitas rasa sosis itu sendiri.

Untuk memulai usaha waralaba tersebut bisa dimulai dengan modal Rp 2,200,000 hingga Rp 3,500,000 yang biasanya sudah menggunakan gerobak.

4. Jamur Crispy

Indonesia sebagai negara tropis ini banyak menghasilkan tanaman dan juga buah-buahan yang tentunya layak untuk dimakan.

Salah satunya adalah jamur yang memang banyak tumbuh subur di Indonesia. Jamur sangat bagus untuk kesehatan karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi.

Karena banyaknya jamur yang tumbuh di Indonesia, membuat para pelaku bisnis kuliner membuat sebuah inovasi bisnis berbahan dasar jamur.

Maka, dicetuslah sebuah usaha waralaba jamur crispy yang saat ini bisa ditemui di setiap daerah yang ada di Indonesia.

Jamur crispy tersebut pun diberikan rasa yang beraneka ragam, seperti rasa ayam bakar, keju asin, jagung bakar, dan lain sebagainya. Harga yang dibanderol untuk satu bungkus crispy dihargai Rp 2.000- Rp 4.000.

Untuk memulai usaha ini kamu cukup mengeluarkan modal Rp 2.500.000 dengan analisa kembali modal selama 1-2 bulan.

5. Jasuke (Jagung Susu Keju)

Usaha waralaba makanan beriutnya yang sedang hits saat ini ialah jasuke. Merupakan sebuah makanan yang berbahan dasar dari jagung dan dicampur susu serta keju.

Makanan ini biasanya banyak ditemukan di sekolah maupun universitas karena memang sasaran utama yang dituju adalah anak-anak dan juga mahasiswa.

Untuk satu cup jasuke biasanya dibandrol dengan harga Rp 3.000- Rp 5.000. Adapun modal usaha untuk memulai usaha tersebut kamu cukup mengeluarkan modal sebesar Rp 2.700.000 kamu sudah bisa memulai usaha tersebut dengan menggunakan booth yang disediakan oleh pihak perusahaan.

6. Takoyaki

Selain makanan nusantara, makanan asal Jepang pun cukup familiar dan disukai oleh masyarakat Indonesia diJepang sendiri, makanan yang berbahan dasar gurita tersebut banyak ditemukan di pinggir jalan atau populer dengan nama makanan kaki lima ala negara Jepang.

Di Indonesia sendiri selain banyak ditemukan di pinggir jalan, juga dapat ditemui di pusat perbelanjaan ataupun sekolah.

Untuk satu porsi takoyaki sendiri biasanya dibanderol dengan harga Rp 5.000 untuk 3 buah takoyaki. Jika kamu tertarik untuk membuka usaha waralaba tersebut, cukup dengan mengeluarkan modal sebesar Rp 3.200.000 yang sudah dilengkapi dengan bahan baku dan juga gerobak.

7. D’crepes

Umumnya crepes ini ialah kue yang terbuat dari terigu yang diberi toping manis dan juga asin. Kue tersebut dimasak dengan menggunakan loyang datar sehingga saat disajikan crepes pun membentuk kue kering yang tipis.

Rupanya makanan tersebut sangat disukai para pecinta kuliner di Indonesia sehingga d’crepes ini dinilai sebagai usaha yang cukup menjanjikan.

Untuk memulai usaha tersebut hanya dibanderol Rp 7,5 juta dengan satu prosi d’crepes dihargai Rp 10.000 hinggan Rp 20.000.

Baca juga: Usaha Makanan Ringan Rumahan dengan Modal di Bawah 100.000

8. Siomay

Siomay sebagai makanan oriental juga sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Siomay ini berbahan dasar dari tepung terigu dan tapioka yang dicampur dengan makanan laut seperti ikan atau udang karena banyaknya peminat siomay, maka para pelaku bisnis pun membuat usaha waralaba

Contohnya saja di kota Bandung, terdapat usaha waralaba makanan yang cukup terkenal bernama Siomay Youlagi.

Siomay tersebut didirikan pada tahun 2013, bagi kamu yang ingin memulai bisnis tersebut maka kamu cukup mengeluarkan modal sebesar Rp 1 juta hingga Rp 6 juta. Untuk satu porsi siomay dibanderol dengan harga Rp 10.000- Rp 12.000.

9. Martabak Mini

Martabak seperti yang diketahui bersama merupakan jajanan pasar masyarakat Indonesia. martabak yang dikenal pada umumnya memiliki ukuran yang cukup besar dengan toping cokelat, kacang, keju, pisang dan lain sebagainya.

Namun, lain dulu lain sekarang makanan martabak pun sudah mengalami perubahan dari segi konsep usaha sampai pada ukuran martabak yang dijual.

Contohnya martabak mini Africa “Waka Waka” yang menyajikan ukuran martabak lebih kecil dengan varian rasa yang beraneka ragam dan kekinian seperti red valvet, ketan, durian, keju, coklat, dan lain sebagainya.

Untuk memulai bisnis ini, Anda bisa mengeluarkan modal mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 11 dengan estimasi modal selama 1-2 bulan.

10. Dokar (Donat Bakar)

Usaha waralaba makanan berikutnya ialah donat bakar atau yang akrab disebut dengan Dokar. Awalnya, bisnis ini diprakasai oleh Iwan Chrismanto pada tahun 2008 hingga sampai saat ini, outlet dokar yang sudah dimiliki Iwan mencapai hingga 66 cabang yang tersebar di wilayah Indonesia.

Karena kemahirannya dan eksperimen yang dilakukannya, Iwan berhasil membuat 42 varian rasa donat bakar yang rasanya tak perlu diragukan lagi.

Untuk kamu yang tertarik membuka usaha tersebut, bisa dengan mengeluarkan modal mulai dari Rp 7,5 juta hingga Rp 9,3 juta. Harga yang dibanderol untuk satu donat sendiri berkisar antara Rp 1.500 sampai Rp 3.000 tergantung rasa dan toping yang kamu inginkan.

11. Seblak

Seblak merupakan makanan yang berasal dari Bandung Jawa Barat ini mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia secara meluas.

Makanan ini berbahan dasar sederhana yaitu berasal dari kerupuk aci yang dicampur dengan toping-toping yang beraneka ragam dan tingkat level pedas yang beragam.

Baca juga: Inspirasi Bisnis Kuliner yang Tak Perlu Banyak Modal

Selain bisa ditemui di Bandung, seblak ini pun bisa ditemukan di daerah lain karena telah menggunakan konsep usaha bisnis waralaba. Untuk memulai usaha waralaba makanan ini dibutuhkan modal Rp 2.000.000 sampai Rp 3.500.000.

12. Hotdog dan Burger

Hotdog dan burger pun merupakan makanan western yang cukup laku di Indonesia makanan ini walaupun makanan luar, namun bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dan juga terjamin akan kehalalannya.

Untuk memulai bisnis ini kamu cukup mengeluarkan modal sebesar Rp 3,500,000 hingga Rp 5,500,000.

13. Tahu

Tahu sebagai makanan khas Indonesia juga telah banyak ditemukan dalam bentuk usaha waralaba. Beragam jenis usaha waralaba yang disajikan dimulai dari tahu gila, pletok, tahu gejrot dan lain sebagainya.

Intinya, penyajian tahu tersebut ada yang dimasak dengan menggunakan tepung dan kemudian digoreng hingga renyah.

Modal yang dikeluarkan untuk usaha waralaba ini ialah Rp 3.000.000 sampai Rp 5.500.000 dengan estimasi balik modal selama 1-2 bulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here