10 Cara untuk Mencari Modal Bisnis Bagi Mahasiswa

0
77
10 Cara untuk Mencari Modal Bisnis Bagi Mahasiswa

Memulai bisnis di usia muda merupakan langkah awal yang baik untuk belajar wirausaha. Melakukan bisnis sekaligus menjalani kegiatan sebagai mahasiswa bukan lagi hal yang tidak mungkin dicapai.

Dengan kreativitas, manajemen waktu yang baik, dan modal yang cukup, Anda sudah bisa memulai bisnis kecil-kecilan. Seringkali modal lah yang menjadi penghalang jalannya ide bisnis mahasiswa. Untuk mengatasinya, simak 10 cara mencari modal bisnis bagi mahasiswa.

10 Cara untuk Mencari Modal Bisnis Bagi Mahasiswa

1. Hidup Hemat dan Tabung Uang Jajan

Jika Anda belum punya pekerjaan dan masih mendapat uang bulanan dari orang tua, tabunglah sebagian uang tersebut. Sisihkan 10 hingga 20 persen uang bulanan untuk tabungan usaha Anda. Jika memungkinkan, pisah tabungan modal usaha dari rekening pribadi.

Baca Juga : 14 Usaha Yang Cocok Untuk Mahasiswa Dengan Modal Kecil

Pilihlah tabungan yang potongannya kecil atau bahkan tidak ada potongan bulanannya sama sekali. Mulailah gaya hidup yang hemat dan tentukan prioritas penggunaan uang bulanan. Supaya lebih disiplin, coba aplikasi money saver untuk memonitor keuangan Anda.

2. Cari Pekerjaan Sambilan atau Freelance

Tidak punya waktu untuk kerja langsung? Anda bisa cari kerja freelance yang membolehkan untuk remote work dan waktu yang fleksibel. Anda dapat mencoba kerja sebagai freelance writer, freelance designer, freelance translator, atau pekerjaan lainnya yang sesuai dengan keahlian Anda.

Jika Anda ada waktu senggang, Anda bisa meluangkan waktu setelah kuliah untuk kerja part-time di coffee shop atau tempat makan di sekitar kampus. Selain membantu tabungan modal usaha, kerja Freelance dan Part-Time akan memberikan Anda banyak pengalaman dan menjadi prestasi yang patut dicatat dan dipertimbangkan perusahaan jika suatu saat Anda butuh melamar kerja.

Jangan lupa untuk tetap komitmen untuk hidup hemat dan menabung hasil kerja sesuai poin sebelumnya.

3. Ikut Lomba Kewirausahaan

Dengan ikut lomba, Anda punya kesempatan untuk memaksimalkan kreativitas Anda dalam merangkai rencana dan konsep bisnis.

Cara ini patut Anda coba karena selagi perlombaan, selain bertarung untuk memenangkan hadiahnya, Anda juga belajar dari sesama peserta dan mendapat feedback dari para ahli juri dalam perlombaan. Modal untuk usaha dapat, prestasi dan ilmu yang bermanfaat pun juga Anda menangkan dengan cara ini.

Tentu saja, selama prosesnya juga Anda akan otomatis mendapat teman dan koneksi baru yang membuka lebar kesempatan Anda dalam belajar, berbisnis dan mendapatkan ilmu bermanfaat.

4. Ajak Teman untuk Kolaborasi dan Patungan Dana

Bangunlah usaha dengan teman yang Anda percaya. Dengan begitu, Anda bisa saling bantu cari cara dan solusi dalam membangun usaha, termasuk dalam hal pengumpulan modal.

Bertukar ide dan pikiran juga sebuah hal yang perlu banyak dilakukan pengusaha. Untuk membangun usaha yang baik, butuh banyak masukkan agar dapat tercapai tujuan yang diinginkan bersama.

Sebelum merangkul teman, beri tahu secara detail mengenai gambaran usaha yang ingin kamu jalankan dan goals yang ingi kamu capai, hingga dividen di awal perjanjian.

Jika perlu, buat juga surat perjanjian resmi dengan tanda tangan di atas meterai, sebagai bukti hitam di atas putih jika suatu saat muncul kendala tak terduga. Buatlah perjanjian yang jelas sejak awal agar kerja sama dapat berjalan dengan baik dan adil.

Baca Juga : 15 Ide Bisnis Untuk Mahasiswa dengan Keuntungan yang Fantastis

5. Ubah Hobi Jadi Penghasil Uang

Punya kegiata yang senang Anda tekuni? Jadikan kegiatan favorit Anda sebagai sumber pendapatan tambahan. Jika Anda pandai melukis, Anda bisa menjual hasil lukisan atau membuka comission untuk menggambar.

Jika Anda punya hobi menjahit, Anda bisa menjahit beragam perlengkapan dengan bahan kain perca atau bahan-bahan jahit yang Anda punya.

Jika Anda pandai mendesain dan mengoprasikan aplikasi desain, Anda dapat membuka jasa desain dengan modal laptop dan aplikasi yang Anda punya. Dan banyak lagi hobi dan keahlian yang dapat diuangkan dan memiliki demand yang cukup tinggi.

Cara ini patut dicoba karena selain mendapat pendapatan tambahan untuk modal, Anda juga berkesempatan mengeksplorasi dan mengasah skill Anda. Siapa tau, yang awalnya hanya untuk cari dana tambahan, bisa Anda kembangkan jadi usaha utama Anda.

6. Menjadi Dropshipper

Bisnis dropshipping adalah bisnis dengan modal minimal. Dengan bisnis ini, Anda bisa menjual barang dagangan tanpa perlu membeli barang dari supplier. Sebelum berkecimpung di bisnis ini, Anda perlu memilih supplier dengan baik.

Tentukan juga jenis barang apa yang Anda pilih untuk dijadikan bisnis dropshipper. Sebisa mungkin, pilihlah barang atau brand yang Anda ketahui dengan baik spesifikasinya agar bisnis Anda dipercaya pelanggan.

7. Terapkan Sistem Uang Muka

Dapatkan modal awal dari pelanggan dengan penerapan sistem uang muka. Tentukan persenan uang muka dan jadikan uang tersebut modal awal untuk melaksanakan usaha Anda. Cara ini lumrah digunakan pada usaha yang membutuhkan produksi skala besar seperti katering acara atau jasa sablon dan percetakan.

8. Ikut Pelatihan

 

Alternatif lainnya adalah mendapatkan modal yang disalurkan lembaga pemberdayaan ekonomi. Lembaga lembaga ini sering kali melakukan training, pelatihan atau workshop yang dapat Anda ikuti. Biasanya setelah training, akan ada informasi soal akses modal usaha lebih lanjutnya.

Lembaga-lembaga penyelenggara training ini misalnya organisasi buruh PBB ILO atau lembaga penyalur kredit usaha rakyat (KUR).

9. Aktif Membantu Proyek Dosen

Jika Anda mendapat tawaran untuk membantu proyek dosen, jangan ragu untuk menerimanya. Selain pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat, Anda bisa dapat penghasilan tambahan, Anda juga bisa menjalin hubungan baik dengan dosen, dan mendapat banyak arahan dan jaringan untuk mendapat proyek sampingan lainnya.

Baca Juga : 10 Ide Bisnis Modal Kecil Khusus untuk Kaum Milenial

Manfaatkan kesempatan baik ini untuk menekuni bidang yang Anda inginkan sebelum memasuki dunia pasca kuliah.

10. Ajukan Proposal ke Perusahaan

Maksimalkan kreativitas Anda dalam merangkai rencana dan konsep bisnis supaya investor tertarik untuk memberikan Anda modal. Coba ajukan proposal ke perusahaan yang dikenal peduli usaha kecil, terutama usaha oleh pelajar dan mahasiswa.

Pastikan Anda juga mengajukan ke perusahaan yang sejalan bidang usaha Anda, agar konsep dan rencana untuk bisnismu dipahami dengan baik dan berpeluang memiliki visi yang sama. Cara ini juga membantu Anda untuk melatih kemampuan merangkai dan mendesain ide-ide bisnis.

Perbanyak konsultasi dengan orang-orang terdekat, minta pendapat mereka atas proposal tersebut. Jika Anda punya kenalan dosen, pelaku wirausaha, atau ahli dalam bidang tersebut, Anda bisa coba meminta konsultasi dengannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here